Diperta Kabupaten Probolinggo Bakal Gelar Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan


Dringu, Lensaupdate.com - Dalam rangka menyambut Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 September, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo akan menggelar kegiatan vaksinasi rabies gratis untuk hewan peliharaan. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu tanggal 8 Oktober 2025 mulai pukul 08.30 WIB.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) peringatan Hari Rabies Sedunia yang diikuti oleh para dokter hewan, Kepala UPT Puskeswan dan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto, Jum’at (26/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap tema global Hari Rabies Sedunia tahun ini, yaitu “Bertindaklah Sekarang: Kamu, Aku dan Komunitas”. Tema ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran penyakit rabies.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pemilik hewan peliharaan dalam mengendalikan penyakit rabies yang masih menjadi ancaman di beberapa wilayah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan di Kabupaten Probolinggo untuk berpartisipasi aktif dalam vaksinasi rabies gratis ini. Ini bukan hanya soal kesehatan hewan, tapi juga keselamatan manusia,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut jelas Niko, sekitar 100 dosis vaksin rabies disiapkan untuk diberikan kepada berbagai jenis hewan peliharaan seperti anjing, kucing, musang, rakun hingga kera. “Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan oleh tim dokter hewan dari berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo dan didukung oleh Kepala UPT Puskeswan,” jelasnya.

Niko menambahkan pemberian vaksin akan disertai dengan tambahan nutrisi untuk hewan yang divaksinasi. “Hewan yang divaksin akan kami berikan tambahan vitamin dan minyak ikan agar kesehatannya tetap terjaga. Namun, jika ada hewan yang sedang sakit dan belum layak vaksinasi, maka akan kami tunda hingga kondisi membaik,” terangnya.

Menurut Niko, setiap warga hanya diperbolehkan mendaftarkan satu hewan peliharaan dengan satu KTP. Ini dilakukan untuk memastikan pemerataan dan efektivitas program. Vaksinasi rabies gratis ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menekan kasus rabies di Kabupaten Probolinggo dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit zoonosis.

“Rabies adalah penyakit yang mematikan, tapi sepenuhnya bisa dicegah. Dengan vaksinasi rutin dan kesadaran masyarakat, kita bisa melindungi hewan dan manusia,” tegasnya.

Masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi ini dihimbau untuk datang tepat waktu dan membawa KTP asli sebagai syarat administrasi. “Kehadiran pemilik hewan juga diperlukan agar proses vaksinasi berjalan aman dan tertib,” pungkasnya. (mel/fas)