Lumbang, Lensaupdate.com – Ketua Umum Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh Haris, SE, melakukan kunjungan langsung ke rumah dua pasien anak dengan kelainan khusus pasca operasi bibir sumbing, Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program monitoring dan evaluasi KKKS untuk memastikan pemulihan kesehatan pasien berjalan baik.
Kunjungan dilakukan di dua lokasi berbeda. Di Kecamatan Tongas, Ning Marisa mendatangi rumah Ananda Shaquenna, warga Dusun Curah Pondok Desa Tongas Wetan. Sedangkan di Kecamatan Lumbang, Ning Marisa menemui Riky Putra S., warga Dusun Pijetan Desa Palangbesi. Keduanya merupakan anak dari keluarga kurang mampu yang baru menjalani operasi bibir sumbing.
Turut mendampingi Ning Marisa, Ketua Bidang Koordinator dan Pelayanan Kesehatan KKKS Kabupaten Probolinggo dr. Indah Sriwahyuni bersama anggota Rita Sunia Didik AR serta Ketua Bidang Koordinasi dan Pelayanan UKS Tuti Parjono.
Kunjungan di Kecamatan Tongas disambut Camat Tongas Rochmad Widiarto, Ketua TP PKK Kecamatan Tongas Rina Rochmad dan tenaga medis dari Puskesmas Tongas. Sementara di Kecamatan Lumbang, kehadiran rombongan diterima Plt Camat Lumbang Agus Setijono dan Plt Ketua TP PKK Kecamatan Lumbang Endang Agus.
Ketua Umum KKKS Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan kesehatan pasien, memastikan mereka menjalani perawatan sesuai arahan medis serta memberikan dukungan moral kepada keluarga. Proses pemulihan pasca operasi memerlukan perhatian khusus, baik dari segi fisik, psikologis maupun nutrisi.
“Dari hasil kunjungan, kami melihat kondisi anak-anak sehat dan mengalami perkembangan signifikan. Ini berkat kerja sama KKKS, tenaga medis puskesmas dan orang tua yang disiplin dalam perawatan,” katanya.
Selain pemeriksaan, KKKS juga menyerahkan bantuan makanan tambahan bergizi untuk membantu mempercepat proses pemulihan. "Pentingnya pemberian asupan bergizi dan pemeriksaan kesehatan rutin di puskesmas terdekat," lanjutnya.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya preventif KKKS Kabupaten Probolinggo dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan kelainan khusus. "Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang sesuai, sekaligus mendeteksi dini potensi komplikasi," jelasnya.
Ning Marisa menyampaikan bahwa pemulihan anak pasca operasi bibir sumbing membutuhkan kolaborasi semua pihak. “Keberhasilan pemulihan tidak hanya ditentukan oleh operasi yang berhasil, tetapi juga oleh perawatan lanjutan yang dilakukan dengan benar oleh keluarga, dengan dukungan tenaga medis dan pemerintah setempat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Marisa memberikan pesan khusus kepada orang tua pasien agar selalu mematuhi arahan medis dan menjaga pola makan anak. “Berikan makanan bergizi setiap hari dan hindari makanan yang dilarang selama masa pemulihan. Jangan lupa periksakan kesehatan anak secara berkala di puskesmas,” pungkasnya. (mel/fas)
