Krucil, Lensaupdate.com – Setelah berlangsung selama beberapa hari penuh semangat, Perkemahan Wirakarya Cabang (PWC) Tahun 2025 yang digelar oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo resmi ditutup pada Sabtu (19/7/2025) malam di Bumi Perkemahan Bermi Kecamatan Krucil.
Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan sosial, edukatif dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi ciri khas PWC. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat karakter anggota Pramuka, namun juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Acara penutupan PWC 2025 dihadiri langsung oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Ra Fahmi AHZ yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Probolinggo. Turut hadir Andalan Daerah Kwarda Jatim Kak Mahsun Ismail, Sekda Kabupaten Probolinggo Kak Ugas Irwanto, Ketua Kwartir Ranting se-Kabupaten Probolinggo, Forkopimka Krucil, para kepala desa dan jajaran pengurus Pramuka lainnya.
Malam penutupan berlangsung meriah dengan sajian penampilan tari tradisional dari Kwarran Krucil, aksi panggung dari band lokal Pizza Daddy dan penampilan spesial Kak Fahmi bersama Sekretaris Kwarcab Kak Bahrul Ulum yang menyanyikan lagu “Elang” dari Dewa 19. Suasana penuh kehangatan ini disambut antusias oleh peserta dan tamu undangan.
Dalam momen ini, dilakukan juga penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada warga penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini merupakan bagian dari Wirakarya Daerah Jawa Timur 2025 yang menyasar 148 rumah di berbagai daerah.
Kabupaten Probolinggo sendiri mendapatkan alokasi bantuan untuk tiga rumah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta menambah satu rumah tambahan secara mandiri hasil kolaborasi lintas pihak.
“Alhamdulillah, seluruh proses pembangunan RTLH yang menjadi bagian dari kegiatan PWC ini selesai tepat waktu. Semoga rumah ini membawa kehidupan yang lebih layak dan lebih SAE untuk para penerima manfaat,” ujar Kak Fahmi.
Selain fokus pada pengabdian sosial, Kak Fahmi juga menyampaikan pentingnya penguatan ekonomi lokal sebagai bagian dari kontribusi nyata Pramuka. Ia bahkan secara langsung meninjau stand UMKM dan berdialog dengan pelaku usaha lokal, khususnya pengrajin dan produsen kopi Krucil, salah satu komoditas unggulan Kecamatan Krucil.
“Kami mendorong kepala desa untuk terus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Pramuka hadir tidak hanya untuk kegiatan sosial, tapi juga menjadi agen promosi produk lokal agar semakin dikenal luas,” tegasnya.
Sementara Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Bahrul Ulum memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh tim panitia, khususnya Dewan Kerja Cabang (DKC) dan Dewan Kerja Ranting (DKR) yang telah menunjukkan kinerja solid dalam menyukseskan kegiatan.
“Kesuksesan ini adalah bukti bahwa nilai-nilai kepramukaan seperti gotong royong, kedisiplinan dan kepedulian sosial telah terinternalisasi dengan baik dalam diri adik-adik kita. Mereka telah menunjukkan bahwa generasi muda mampu menjadi pelopor perubahan,” ujarnya.
Tak hanya malam penutupan yang meriah, sejak pagi para peserta masih aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti pemberian bantuan alat kebersihan untuk masjid, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Krucil dan RS Rizani Paiton.
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Gerakan Pramuka dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kepedulian sosial, sejalan dengan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya. (ren/zid)