Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Tata Cara Input Produk Hasil Konsolidasi Kertas ke Katalog Versi 6


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa terus mendorong efisiensi dan akuntabilitas dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa. Langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi tata cara input produk hasil konsolidasi ke dalam Katalog Elektronik Versi 6, Senin (28/7/2025) di ruang Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo.


Kegiatan ini melibatkan tim kerja konsolidasi serta penyedia yang memenangkan proses konsolidasi pengadaan kertas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius Pemkab Probolinggo dalam memenuhi indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2025, terutama pada area pengadaan barang dan jasa.


Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Probolinggo Mohamad Abdi Utoyo mengatakan konsolidasi merupakan strategi pengadaan yang mampu menyatukan kebutuhan lintas perangkat daerah. “Ini tidak hanya soal efisiensi, tapi juga membangun sistem pengadaan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.


Menurut Abdi, pelaksanaan konsolidasi pengadaan kertas ini adalah langkah awal yang akan menjadi model untuk komoditas lainnya. “Melalui pendekatan ini, koordinasi antar unit kerja semakin kuat dan potensi pemborosan anggaran dapat ditekan secara signifikan,” lanjutnya.


Sementara Pejabat Fungsional Pranata Komputer Ahli Muda Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Probolinggo Suhadak menegaskan kegiatan ini difokuskan untuk menghimpun dan menata kembali data penayangan produk kertas yang telah melalui proses konsolidasi sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi belanja pemerintah.


“Melalui kegiatan ini kami berupaya memastikan seluruh penyedia yang telah mengikuti konsolidasi dapat menayangkan produk di Katalog Versi 6 sesuai harga kesepakatan. Ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan akurasi data dalam rangka penyusunan dokumen kajian koleksi produk konsolidasi,” ungkapnya.


Suhadak menerangkan bahwa pihaknya menyediakan fasilitas spreadsheet yang telah diatur per penyedia untuk memudahkan proses verifikasi dan pelacakan link produk yang tayang. “Pendampingan teknis juga disiapkan agar proses ini berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (ren/zid)