Dispersip Kabupaten Probolinggo Berikan Pembinaan dan Pendampingan Akreditasi Perpustakaan Sekolah/Madrasah


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan dan pendampingan akreditasi perpustakaan sekolah/madrasah tahun 2025 di ruang Pustakaloka Dispersip Kabupaten Probolinggo, Kamis (10/7/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta terdiri dari 2 orang Pengelola Perpustakaan Sekolah/Madrasah dari 10 lembaga dan 10 orang staf Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dispersip Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka dipandu oleh 1 orang JF Pustakawan Ahli Muda Dispersip Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dispersip Kabupaten Probolinggo Nurul Yaqin menyampaikan kegiatan akreditasi perpustakaan adalah untuk memastikan kualitas dan kinerja perpustakaan memenuhi standar tertentu, meningkatkan kepercayaan masyarakat (pemustaka) terhadap perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan. 

“Akreditasi juga mendorong perpustakaan untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengguna,” ungkapnya.

Yaqin menerangkan kegiatan ini dimaksudkan untuk evaluasi kualitas dan kinerja, pengakuan formal, peningkatan mutu, peningkatan kredibilitas dan peningkatan kompetensi.

“Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan pemustaka, menjamin konsistensi kualitas, mendorong peningkatan kualitas serta meningkatkan reputasi perpustakaan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur mengatakan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan informasi, memegang peranan strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Akreditasi perpustakaan sebagai suatu proses penilaian dan pengakuan terhadap standar kualitas perpustakaan menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa perpustakaan memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. 

“Melalui akreditasi, perpustakaan akan terdorong untuk terus berbenah diri, meningkatkan kualitas koleksi, sarana prasarana, sumber daya manusia serta sistem pengelolaan perpustakaan. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, kreatif dan inovatif,” katanya.

Menurut Ghafur, pembinaan dan pendampingan akreditasi perpustakaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pengelola perpustakaan mengenai pentingnya akreditasi, prosedur penilaian serta manfaat yang akan diperoleh. “Kami berharap, melalui kegiatan ini para pengelola perpustakaan dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi proses akreditasi,” lanjutnya.

Ghafur menegaskan bahwa Dispersip Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi perpustakaan dalam meningkatkan kualitasnya. Dispersip akan memberikan pendampingan dan bimbingan teknis kepada perpustakaan yang akan diakreditasi. 

“Mari kita jadikan akreditasi perpustakaan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas perpustakaan. Dengan kerja keras dan kerjasama yang baik, saya yakin perpustakaan di Kabupaten Probolinggo akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (nab/zid)