Dinkes Kabupaten Probolinggo Siapkan Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.


Rakor ini digelar sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan teknis, sumber daya serta sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Teknis Dinkes, perwakilan dari 33 puskesmas melalui zoom meeting serta stakeholder lintas sektor yang akan turut terlibat secara langsung di lapangan.


Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo mengatakan program Cek Kesehatan Gratis ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah. Sekaligus mendorong pencapaian indikator kesehatan remaja di Kabupaten Probolinggo.


“Rakor ini bertujuan menyatukan persepsi dan menyusun strategi teknis agar pelaksanaan cek kesehatan berjalan optimal, mulai dari pemeriksaan fisik umum, mata, gigi, gizi hingga kesehatan mental peserta didik,” ungkapnya.


Hariawan menekankan program ini bukan hanya bentuk layanan kesehatan gratis, tetapi juga sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang dapat berdampak langsung terhadap proses belajar dan tumbuh kembang anak.


“Cek kesehatan di sekolah menjadi pintu masuk untuk melihat kondisi kesehatan pelajar secara menyeluruh. Jika ditemukan gangguan, bisa segera dilakukan rujukan dan penanganan,” tambahnya.


Melalui kolaborasi erat dengan puskesmas se-Kabupaten Probolinggo jelas Hariawan, pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap sesuai wilayah kerja masing-masing. “Setiap puskesmas akan membentuk tim pelayanan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya yang akan turun langsung ke sekolah-sekolah,” terangnya.


Rencana pelaksanaan program ini juga menargetkan integrasi data kesehatan siswa ke dalam sistem informasi Dinkes agar pemantauan kesehatan pelajar dapat dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.


“Program ini menjadi bagian dari visi besar Dinkes dalam memperkuat layanan kesehatan dasar dan memperluas jangkauan intervensi promotif-preventif, khususnya pada kelompok usia sekolah dan remaja,” lanjutnya.


Dalam waktu dekat, Dinkes akan merilis jadwal pelaksanaan CKG secara resmi. “Dukungan penuh dari sekolah, orang tua dan pihak terkait lainnya sangat diharapkan agar program ini berjalan efektif dan memberi dampak maksimal bagi peningkatan kesehatan pelajar di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (nab/zid)