PMI Kabupaten Probolinggo Bekali Siswa SDN Kedungdalem 3 Cegah TBC dan Leptospirosis


Dringu, Lensaupdate.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo mengajak warga SDN Kedungdalem 3 Kecamatan Dringu membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tuberkulosis (TBC) dan leptospirosis. Edukasi ini menyasar siswa, guru dan kepala sekolah untuk memperkuat kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan edukasi kesehatan yang digelar pada Senin (26/10/2026). Materi disampaikan oleh tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Kedungdalem yang telah mendapatkan pelatihan promosi kesehatan dan teknik penyampaian materi pada September 2026.

Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan Sosial PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji mengatakan edukasi di lingkungan sekolah menjadi salah satu upaya membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit.

“Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap siswa dan guru semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengetahui cara mencegah penyakit seperti leptospirosis dan tuberkulosis,” ujarnya.

Menurut Ismail, pemahaman kesehatan perlu ditanamkan sejak dini agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Sekolah juga memiliki peran dalam membentuk kebiasaan sehat yang melibatkan seluruh warga pendidikan.

“Sekolah juga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran hidup sehat, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga seluruh warga sekolah,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang penerapan PHBS, leptospirosis dan TBC. Materi ini diharapkan membantu peserta mengenali pentingnya kebersihan diri, menjaga kondisi lingkungan, serta memahami upaya pencegahan penyakit.

Ismail menerangkan, PHBS dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Sementara itu, edukasi mengenai leptospirosis dan TBC diharapkan memperluas pemahaman warga sekolah tentang risiko penyakit dan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

“Edukasi mengenai leptospirosis dan TBC diharapkan menambah pengetahuan peserta tentang pencegahan penyakit dan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan,” terangnya.

Untuk mendukung keberlanjutan pesan kesehatan, PMI Kabupaten Probolinggo memberikan sarana Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) berupa standing banner. Siswa dan guru juga menerima tumbler minum sebagai sarana pendukung kebiasaan hidup sehat.

Media edukasi tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi warga sekolah untuk menerapkan pesan kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, edukasi tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan Sosial PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji, Bendahara PMI Kabupaten Probolinggo Tanto Walono serta Ketua Markas PMI Kabupaten Probolinggo Yusuf Wibisono.

“Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Probolinggo berharap kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya PHBS dan pencegahan penyakit semakin meningkat. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan turut menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat dan peduli terhadap pencegahan penyakit,” pungkasnya. (put/zid)