Probolinggo, Lensaupdate.com - Kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Probolinggo dipercepat melalui verifikasi dan validasi (verval) yang menyoroti legalitas lahan, kelengkapan kelembagaan serta kesiapan usaha agar koperasi dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto dalam audiensi verval kesiapan operasional KDKMP yang digelar Kodim 0820 Probolinggo di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Selasa (20/10/2026).
Menurut Sekda Ugas, penyelesaian pembangunan gerai perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan persyaratan administrasi dan legalitas. Sebab, kesiapan koperasi tidak cukup hanya ditunjukkan melalui bangunan fisik, tetapi juga harus didukung kelembagaan yang tertib dan aktivitas usaha yang jelas.
“Kesiapan koperasi tidak cukup hanya ditandai dengan selesainya pembangunan fisik. Aspek kelembagaan, legalitas usaha, administrasi hingga aktivitas ekonomi yang dijalankan juga perlu dipastikan agar koperasi dapat beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Seluruh pihak harus berkolaborasi untuk menuntaskan pembangunan gerai KDKMP dengan tetap memperhatikan ketentuan dan legalitas lahan,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam mempersiapkan koperasi sebelum menjalankan kegiatan operasional. Hal itu mencakup administrasi, pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT), legalitas usaha hingga pemenuhan kewajiban perpajakan.
Pemkab Probolinggo juga mendorong agar gerai yang telah dibangun segera diikuti kegiatan usaha yang nyata. Kemitraan usaha, peningkatan omzet dan manfaat ekonomi bagi masyarakat perlu menjadi perhatian agar keberadaan KDKMP tidak berhenti pada pembangunan sarana fisik.
“Selain penguatan kelembagaan, gerai KDKMP yang telah dibangun perlu diikuti kegiatan usaha nyata. Kemitraan usaha, peningkatan omzet dan manfaat ekonomi bagi masyarakat menjadi bagian penting agar keberadaan koperasi tidak berhenti pada pembangunan sarana fisik,” jelasnya.
Untuk memastikan tindak lanjut berjalan, Perangkat Daerah dan kecamatan terkait didorong melakukan pengendalian serta evaluasi secara berkala. Langkah yang diperlukan meliputi percepatan penyelesaian lahan, penanganan lokasi bermasalah, koordinasi lintas sektor, penguatan pendampingan dan pengembangan usaha koperasi.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yudo Apriantono menyampaikan proses verifikasi dan validasi kesiapan operasional KDKMP ditargetkan segera rampung.
“Kegiatan verifikasi validasi siap ops KDKMP di Kabupaten Probolinggo segera kita selesaikan untuk hari ini dan besok. Harapannya, koperasi yang ada di Kabupaten Probolinggo segera mendapatkan operasional dan nantinya masyarakat juga akan mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.
Sementara Laksma TNI Muhammad Nazif selaku ketua tim berharap verifikasi dan validasi tersebut dapat memperkuat koordinasi serta sinergi antarpihak dalam mendukung pelaksanaan program KDKMP.
Audiensi ini turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo serta Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dan Brigjen TNI Teguh Prayitno.
Melalui proses verifikasi dan validasi, kesiapan KDKMP diharapkan dapat dipastikan secara menyeluruh sebelum beroperasi. Legalitas yang jelas, kelembagaan yang tertib dan kegiatan usaha produktif menjadi aspek penting agar koperasi mampu mendukung kemandirian ekonomi desa dan kelurahan secara berkelanjutan. (mel/fas)
