Kraksaan, Lensaupdate.com - Siswa SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Probolinggo mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas seni melalui MGMP Artfest 2026. Ajang yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMP Kabupaten Probolinggo di aula SMP HATI BBS Kraksaan pada Selasa (27/10/2026) ini juga menjadi sarana menumbuhkan kepercayaan diri, sportivitas serta apresiasi terhadap seni dan budaya.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Create Your Art, Celebrate Our Culture, Berkarya dari Budaya, Kreatif dalam Berkarya”. Tema ini menekankan pentingnya menghasilkan karya kreatif dengan tetap menjadikan kekayaan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati mengatakan, MGMP Artfest 2026 diharapkan menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang seni.
“Melalui MGMP Artfest 2026, kami berharap peserta didik dapat mengembangkan bakat, minat dan kreativitasnya di bidang seni. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar menghargai karya, menunjukkan kemampuan secara positif serta membangun sportivitas dalam berkompetisi,” ujarnya.
Menurut Like, pendidikan seni tidak hanya berorientasi pada kemampuan menciptakan karya. Proses belajar dan berkarya juga berperan dalam membentuk karakter, meningkatkan kepekaan, menumbuhkan toleransi serta mengajarkan peserta didik untuk menghargai perbedaan.
“Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan semakin mengenal dan mengapresiasi seni budaya sekaligus memiliki keberanian untuk menunjukkan potensi yang dimiliki. Ajang ini menjadi bagian dari upaya pembinaan pendidikan seni di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan mematuhi tata tertib perlombaan, menjaga ketertiban, tidak melakukan kecurangan serta mengenakan pakaian yang sopan sesuai ketentuan masing-masing cabang lomba. Peserta yang terlambat mengikuti perlombaan akan menyesuaikan dengan kebijakan panitia dan aturan cabang yang diikuti.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, penilaian dilakukan oleh dewan juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai bidang seni yang dilombakan. Penetapan juri mempertimbangkan kompetensi, profesionalitas, objektivitas dan integritas. Proses penilaian juga mengacu pada kriteria serta bobot yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis setiap cabang lomba.
“Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai bidang seni yang dilombakan. Juri ditetapkan berdasarkan pertimbangan kompetensi, profesionalitas, objektivitas dan integritas. Proses penilaian mengacu pada kriteria serta bobot yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis setiap cabang lomba,” tegasnya.
Like berharap MGMP Artfest dapat menjadi bagian dari pembinaan pendidikan seni secara berkelanjutan. Melalui ruang kompetisi dan apresiasi, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk berkreasi, berinovasi serta ikut melestarikan seni dan budaya.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi satuan pendidikan untuk mendukung pengembangan potensi siswa di luar aspek akademik. Melalui pendidikan seni, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, percaya diri, disiplin bertanggung jawab dan menghargai keberagaman budaya,” pungkasnya. (nab/zid)
.jpeg)