Surabaya, Lensaupdate.com - Dua medali perunggu menjadi modal Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Probolinggo untuk memperkuat pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Capaian tersebut diraih dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jawa Timur 2026 di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya.
Dalam kejuaraan yang berlangsung pada 17–21 Oktober 2026 itu, kontingen Kabupaten Probolinggo mengirimkan 10 atlet dan menempati peringkat ke-12 dari 31 kabupaten/kota peserta.
Dua medali perunggu disumbangkan Jeany Aslan Ahlaqi Fielda pada nomor speed classic kategori U17 dan Muhammad Febriasyah Irwan di kategori U11. Hasil tersebut menunjukkan potensi atlet muda Kabupaten Probolinggo untuk bersaing di tingkat provinsi.
Ketua Umum Pengkab FPTI Probolinggo Jacky Wicaksono mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah berkompetisi di tengah keterbatasan sarana dan prasarana latihan.
“Selamat kepada para pemenang medali. Mereka sudah berusaha semaksimal mungkin dan meskipun dengan sarana yang terbatas, mampu membuktikan hasil yang maksimal,” ujarnya.
Jacky meminta atlet yang belum meraih medali agar tidak berkecil hati. Hasil kejuaraan, menurutnya, perlu dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan teknik, kedisiplinan, dan kesiapan mental saat menghadapi pertandingan.
“Untuk adik-adik yang lain, terus berlatih lebih giat dan disiplin. Untuk meraih hasil yang memuaskan dibutuhkan perjuangan yang berat serta proses membentuk mental juara,” terangnya.
Selain mengapresiasi hasil pertandingan, FPTI Kabupaten Probolinggo berharap prestasi tersebut dapat mendorong semakin banyak anak muda untuk menekuni panjat tebing. Penguatan pembinaan dinilai perlu berjalan beriringan dengan upaya memperbaiki fasilitas latihan agar atlet dapat berkembang lebih optimal.
“Kami berharap prestasi ini bisa memotivasi anak-anak muda lainnya untuk mengenal dan menekuni panjat tebing. Bersama tim, kami juga akan terus mengupayakan perbaikan sarana dan prasarana demi mendukung perkembangan atlet,” tambahnya.
Dukungan terhadap pembinaan atlet juga disampaikan Edi, orang tua Jeany Aslan Ahlaqi Fielda. Ia mengaku bangga putrinya mampu meraih medali perunggu setelah bersaing dengan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Edi berharap dukungan pendanaan untuk pembinaan panjat tebing dapat ditingkatkan. Menurutnya, dukungan yang memadai dapat membantu atlet menjalani latihan secara lebih optimal dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
“Harapannya, ada tambahan dukungan untuk pembinaan atlet agar anak-anak semakin bersemangat berlatih dan bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik menghadapi Porprov 2027,” harapnya.
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo turut mengapresiasi raihan dua medali perunggu tersebut. Capaian ini diharapkan menjadi penyemangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak usia dini sekaligus mempersiapkan kontingen menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.
Peningkatan prestasi membutuhkan kerja sama antara pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, orang tua, dan pemangku kepentingan terkait. Evaluasi hasil Kejurprov menjadi salah satu langkah untuk memetakan kebutuhan pembinaan dan mempersiapkan atlet menghadapi persaingan berikutnya.
Dengan dua medali perunggu dan posisi ke-12 pada Kejurprov 2026, FPTI Kabupaten Probolinggo memiliki bekal untuk memperbaiki capaian. Konsistensi latihan, penguatan mental bertanding, serta dukungan sarana dan prasarana menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan prestasi menuju Porprov 2027. (lia/fas)
.jpeg)