DPUPR Kabupaten Probolinggo Tambal Sulam Jalan Sepanjang 11,41 Km Menuju Tiga Pantai


Probolinggo, Lensaupdate.com – Pengunjung Pantai Bahak, Pantai Klasik, dan Pantai Duta mendapat dukungan akses jalan melalui pemeliharaan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo. Penanganan berupa tambal sulam tersebut mencakup total panjang 11,410 kilometer untuk menunjang mobilitas masyarakat dan wisatawan, termasuk dalam kegiatan Festival Seven Beaches.

Pemeliharaan dilakukan pada tiga ruas jalan yang berada di Kecamatan Tongas, Gending, dan Paiton. Ketiganya merupakan jalur akses menuju destinasi wisata pantai yang menjadi bagian dari pengembangan pariwisata Kabupaten Probolinggo.

Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra mengatakan, pemeliharaan jalan diperlukan untuk menjaga fungsi infrastruktur agar tetap mendukung kelancaran perjalanan masyarakat maupun pengunjung.

“Akses jalan yang terpelihara menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran perjalanan menuju destinasi wisata. Karena itu, penanganan dilakukan pada ruas-ruas yang menunjang akses menuju lokasi Festival Seven Beaches,” katanya.

Penanganan pertama dilakukan melalui program SAE JAL 3 pada ruas Curah Tulis–Pantai Bahak, Desa Curahdringu, Kecamatan Tongas. Pekerjaan tambal sulam mencakup panjang 0,940 kilometer untuk menunjang akses menuju Pantai Bahak.

Berikutnya, melalui SAE JAL 2, DPUPR menangani ruas Klaseman–Karangpranti sepanjang 3,560 kilometer di Desa Klaseman, Kecamatan Gending. Ruas tersebut menjadi salah satu akses menuju Pantai Klasik.

Sementara program SAE JAL 1 menyasar ruas Randumerak–Karanganyar sepanjang 6,910 kilometer. Jalan yang berada di wilayah Kecamatan Paiton tersebut merupakan akses menuju Pantai Duta di Desa Randutatah.

“Dari ketiga kegiatan tersebut, panjang penanganan jalan mencapai 11,410 kilometer. Pekerjaan ini difokuskan pada pemeliharaan ruas yang mendukung akses menuju tiga destinasi wisata pantai di Kabupaten Probolinggo,” jelas Hengki.

Menurutnya, kondisi jalan yang terpelihara diharapkan membantu masyarakat dan wisatawan menjangkau kawasan pantai dengan lebih lancar. Manfaatnya tidak hanya untuk mendukung pelaksanaan Festival Seven Beaches, tetapi juga menunjang mobilitas warga yang beraktivitas di sekitar destinasi wisata.

“Pemeliharaan infrastruktur jalan menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pariwisata daerah. Dengan akses yang terpelihara, mobilitas pengunjung diharapkan lebih terbantu sehingga kegiatan wisata dapat berjalan dengan baik,” terangnya.

Melalui program SAE JAL, DPUPR Kabupaten Probolinggo berupaya menjaga fungsi jalan pada berbagai wilayah, termasuk jalur yang mendukung aktivitas pariwisata. Pemeliharaan tersebut diharapkan ikut memperlancar pergerakan masyarakat dan mendukung kegiatan ekonomi di sekitar kawasan wisata. (mel/fas)