Bupati Haris Salurkan BLT Rp590 Ribu, Perjuangkan Petani Tembakau Kabupaten Probolinggo


Kotaanyar, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan komitmennya memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau dan buruh sektor hasil tembakau. Salah satu upayanya melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) sebesar Rp590 ribu kepada setiap penerima.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Kotaanyar, Kamis (29/10/2026). Bantuan ini diharapkan membantu masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada sektor tembakau sekaligus memastikan manfaat penerimaan cukai dirasakan oleh kelompok yang berhak.

“Melalui bantuan ini, kami ingin masyarakat turut merasakan manfaat dari penerimaan cukai hasil tembakau. Meskipun nilainya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima,” ujar Haris.

Menurutnya, perhatian terhadap petani tembakau tidak cukup hanya melalui bantuan tunai. Pemerintah juga perlu mendorong kebijakan yang mendukung keberlangsungan usaha tani, terutama dalam menghadapi biaya produksi dan kebutuhan pupuk yang terjangkau.

“Kami akan terus memperjuangkan kepentingan petani tembakau, terutama terkait kebutuhan pupuk dan dukungan bagi para buruh tani. Harapannya, kebijakan DBHCHT dapat lebih memperhatikan daerah yang memiliki produksi tembakau besar seperti Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Bupati Haris mengungkapkan, Pemkab Probolinggo telah mengusulkan agar alokasi DBHCHT untuk daerahnya mendapat perhatian lebih. Ia berharap koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat mendorong kebijakan yang lebih memperhatikan kebutuhan daerah penghasil tembakau.

Di luar bantuan bagi pekerja sektor tembakau, Bupati Haris juga menyoroti pembangunan infrastruktur sebagai faktor penting untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Perbaikan jalan di pusat kecamatan dan akses desa yang menunjang produksi pangan, aktivitas ekonomi, serta pariwisata akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

“Kami ingin jalan-jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat mendapat perhatian. Jalan yang baik akan mendukung perputaran ekonomi dan memudahkan masyarakat menjalankan kegiatan sehari-hari,” jelasnya.

Untuk mendukung pembangunan di tingkat desa, pemerintah daerah juga mengalokasikan dana afirmasi sebesar Rp100 juta per desa. Dana tersebut diarahkan untuk membantu pembangunan infrastruktur berdasarkan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Bupati Haris mengingatkan pemerintah desa agar menggunakan anggaran secara amanah dan tepat sasaran. Desa juga didorong menjalin kerja sama dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan wilayah.

Dalam penyaluran BLT DBHCHT, ia turut menekankan pentingnya pengawasan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi persyaratan. Aparat pengawas dan penegak hukum dipersilakan menindaklanjuti jika ditemukan dugaan penyimpangan.

“Penyaluran bantuan harus tepat sasaran. Jika ada yang tidak benar, silakan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Kita ingin bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Abd. Gofur, Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi, Kepala Dinas Sosial Rachmad Hidayanto, Kepala Dinas Pertanian Arif Kurniadi, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Arie Kartikasari, Camat Kotaanyar Hari Pribadi, unsur Forkopimka Kotaanyar, serta Kepala Kantor Pos Probolinggo.

Melalui BLT DBHCHT dan program pembangunan daerah, Pemkab Probolinggo berharap dukungan terhadap petani, buruh sektor tembakau, dan masyarakat desa dapat semakin memperkuat kesejahteraan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (ren/zid)