Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjadikan malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan dalam resepsi yang berlangsung di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (31/8/2026) malam.
Malam resepsi dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hasan Irsyad, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.
Hadir pula para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Probolinggo tahun 2026.
Beragam kegiatan mewarnai malam resepsi tersebut. Selain menjadi ajang refleksi kemerdekaan, kegiatan juga diisi pertunjukan seni budaya, pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak serta apresiasi terhadap berbagai prestasi yang diraih dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Nuansa budaya semakin kuat melalui penampilan Sendratari Joko Seger dan Roro Anteng yang merupakan kolaborasi sejumlah OPD. Pertunjukan Dewi Rengganis juga ditampilkan melalui kolaborasi RSUD Tongas, RS Wonolangan dan RS Graha Sehat.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Probolinggo turut memberikan penghargaan kepada anggota Paskibraka Kabupaten Probolinggo tahun 2026. Apresiasi juga diberikan kepada para pemenang Probolinggo SAE Carnival 2026, lomba pengucapan Teks Pembukaan UUD 1945 dan lomba pengucapan Panca Prasetya Korpri.
Penghargaan khusus diberikan kepada Abdul Aziz dari Desa Randutatah Kecamatan Paiton yang berhasil masuk dalam 50 besar Local Hero in Tourism Wonderful Indonesia Award 2026.
Dari sektor pembangunan desa, Pemkab Probolinggo memberikan apresiasi kepada pemenang Lomba Desa Merah Putih SAE. Desa Pondokkelor Kecamatan Paiton meraih juara pertama dan mendapatkan program pembangunan desa senilai Rp50 juta.
Juara kedua diraih Desa Pabean Kecamatan Dringu dengan program pembangunan senilai Rp35 juta. Sementara Desa Wonotoro Kecamatan Sukapura menempati posisi ketiga dan memperoleh program pembangunan senilai Rp25 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan malam resepsi menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan para pendahulu sekaligus mensyukuri kemerdekaan yang telah dinikmati masyarakat hingga saat ini.
“Malam resepsi ini merupakan bentuk refleksi dan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kemerdekaan yang hingga kini bisa kita nikmati. Selain itu juga sebagai wujud rasa hormat kita kepada para pejuang bangsa,” katanya.
Menurutnya, perjuangan pada masa kini memiliki bentuk yang berbeda. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan, saat ini masyarakat memiliki tanggung jawab melanjutkan perjuangan melalui pembangunan.
“Perjuangan di era ini memang tidak mudah. Masih banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah kita untuk dibenahi. Perlahan tapi pasti, program-program yang kita laksanakan untuk kemajuan Kabupaten Probolinggo sudah terealisasi,” jelasnya.
Sekda Ugas menyebut pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Sejumlah fasilitas umum, termasuk jalan dan jembatan yang kondisinya sudah tidak layak, terus mendapatkan penanganan secara bertahap.
Ia berharap berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Kita niatkan ikhtiar ini sebagai ibadah demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang SAE,” tegasnya.
Sekda Ugas juga mengajak seluruh masyarakat tidak berhenti memaknai kemerdekaan melalui seremoni. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui karya, inovasi dan kerja keras sesuai bidang masing-masing.
“Peran serta dan sumbangsih kita sekecil apa pun akan menjadi kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan Kabupaten Probolinggo ke depannya,” tuturnya.
Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi energi bersama untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Mari kita maknai peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk berbuat, berkarya, berinovasi dan bekerja keras meningkatkan kualitas dan kemampuan diri,” tambahnya.
Rangkaian malam resepsi ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Wabup Fahmi bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada anggota Paskibraka Kabupaten Probolinggo sebagai simbol regenerasi dan keberlanjutan semangat perjuangan.
Malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya tidak hanya menjadi penutup rangkaian perayaan. Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pembangunan, inovasi dan kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat. (nab/zid)
Baca Juga :
.jpeg)