Perkuat Spiritual Anggota, DWP Kabupaten Probolinggo Gelar Sholat Tasbih dan Istighotsah


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo menggelar sholat tasbih berjamaah dan istighotsah di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat spiritualitas sekaligus membangun kebersamaan di antara pengurus dan anggota DWP.

Kegiatan keagamaan ini diikuti pengurus DWP Kabupaten Probolinggo serta Ketua DWP Unit Pelaksana dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Probolinggo. Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto turut hadir bersama Penyuluh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Lailatul Fiqriyah yang memberikan tausiyah kepada peserta.

Sholat tasbih dan istighotsah tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan rutin organisasi. Bagi DWP Kabupaten Probolinggo, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak anggota melakukan refleksi diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan memohon keberkahan dalam kehidupan pribadi maupun keluarga.

Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan kesibukan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari perlu diimbangi dengan penguatan kehidupan spiritual.

“Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan keagamaan yang kita laksanakan secara rutin, tetapi merupakan sebuah ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan dan ketakwaan serta melakukan introspeksi dan memohon ampun atas segala kekurangan dan kesalahan yang telah kita lakukan,” ujarnya.

Menurut Rita Erik, perempuan yang tergabung dalam DWP mempunyai peran strategis dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial. Selain menjalankan aktivitas organisasi, anggota DWP juga memiliki tanggung jawab dalam membangun suasana keluarga yang harmonis serta memberikan contoh positif kepada anak-anak.

“Kita adalah bagian penting dalam membangun keluarga yang harmonis, menjadi pendamping bagi suami, menjadi madrasah pertama bagi anak-anak, sekaligus menjadi bagian dari masyarakat yang diharapkan mampu memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia menilai penguatan spiritual menjadi semakin penting di tengah berbagai tuntutan dan kesibukan kehidupan. Melalui dzikir, istighfar dan doa, seseorang memiliki kesempatan untuk menenangkan hati sekaligus melakukan evaluasi terhadap kehidupan yang telah dijalani.

Rita Erik berharap kedekatan spiritual tersebut dapat membantu anggota DWP menghadapi berbagai persoalan dengan sikap lebih sabar, ikhlas dan penuh keyakinan.

“Dengan hati yang dekat kepada Allah SWT, Insya Allah kita akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan sabar, ikhlas dan penuh keyakinan,” terangnya.

Dalam rangkaian doa, peserta juga diajak memohon agar diberikan kekuatan iman dan peningkatan ketakwaan. Selain itu, doa dipanjatkan untuk kesehatan, keselamatan serta keberkahan bagi keluarga masing-masing.

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak. Rita Erik mengajak seluruh anggota DWP mendoakan agar generasi penerus tumbuh menjadi anak yang saleh dan salehah, memiliki ilmu pengetahuan serta akhlak yang baik.

“Doa juga ditujukan bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, berilmu serta memiliki akhlak mulia,” lanjutnya.

Tidak hanya untuk kepentingan keluarga, doa bersama juga diarahkan bagi Kabupaten Probolinggo. Rita Erik mengajak seluruh peserta memanjatkan doa agar daerah tersebut senantiasa berada dalam keadaan aman, tenteram dan mendapat keberkahan.

“Tidak lupa, marilah kita memanjatkan doa untuk Kabupaten Probolinggo, agar senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kemajuan dan keberkahan. Semoga seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo senantiasa berada dalam lindungan dan rahmat Allah SWT,” tuturnya.

Kegiatan di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota DWP. Kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat memperkuat solidaritas dalam menjalankan berbagai program organisasi.

Rita Erik berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan pengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang diperoleh melalui ibadah dan tausiyah diharapkan diterapkan dalam keluarga, organisasi maupun lingkungan masyarakat.

“Melalui sholat tasbih dan istighotsah ini saya berharap kebersamaan antaranggota semakin kuat. Kegiatan keagamaan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah dan silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran spiritual dalam menjalankan peran di keluarga, organisasi dan masyarakat,” tambahnya.

Ia kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan. Setiap dzikir, istighfar dan doa diharapkan menjadi bagian dari upaya memperbaiki diri sekaligus mendekatkan hati kepada Allah SWT.

“Semoga setiap tasbih yang kita lantunkan, setiap istighfar yang kita ucapkan dan setiap doa yang kita panjatkan, diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Kegiatan DWP Kabupaten Probolinggo tersebut menunjukkan bahwa penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui program sosial dan kelembagaan, tetapi juga melalui pembinaan spiritual. Dengan keseimbangan tersebut, anggota DWP diharapkan semakin siap menjalankan perannya sebagai bagian dari keluarga, organisasi dan masyarakat. (nab/zid)

Baca Juga :