Surabaya, Lensaupdate.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Probolinggo. Dua siswi SMP Negeri 1 Dringu, Kayra Zahra Azkadina dan Salsabila Alfia Putri, sukses meraih Juara II pada Olimpiade Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Jawa Timur 2026. Capaian ini menjadi bukti bahwa pelajar Kabupaten Probolinggo mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kompetisi yang berlangsung di SMA Negeri 20 Surabaya pada Sabtu (25/7/2026) tersebut diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota. Untuk mencapai babak puncak, seluruh peserta harus melewati tahapan seleksi yang berlangsung selama hampir dua pekan.
Babak penyisihan digelar pada 11 Juli 2026, kemudian dilanjutkan semifinal pada 18 Juli 2026. Kayra dan Salsabila berhasil menunjukkan performa yang konsisten hingga akhirnya lolos ke final dan mengamankan posisi kedua dalam ajang bergengsi tersebut.
Keberhasilan ini menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan Kabupaten Probolinggo. Prestasi yang diraih kedua siswi tersebut sekaligus memperlihatkan hasil pembinaan akademik yang dilakukan sekolah secara berkelanjutan dalam menghadapi berbagai kompetisi.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih kedua siswi SMPN 1 Dringu. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo.
"Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Kayra Zahra Azkadina dan Salsabila Alfia Putri. SMP Negeri 1 Dringu secara konsisten mengikutsertakan siswanya dalam berbagai ajang olimpiade sehingga berkali-kali mampu meraih prestasi yang menjadi kebanggaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo," ujarnya.
Like menilai keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja sama yang kuat antara sekolah, guru pembimbing, pelatih, serta dukungan penuh dari orang tua dalam mendampingi proses belajar peserta didik.
Ia mengatakan budaya kompetitif yang dibangun sekolah telah memberikan ruang bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan akademik sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat mengikuti perlombaan tingkat provinsi.
Selain mengapresiasi prestasi tersebut, Like berharap keberhasilan Kayra dan Salsabila dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Probolinggo untuk semakin aktif mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai ajang akademik.
"Kami berharap ke depan semakin banyak anak-anak Kabupaten Probolinggo yang meraih prestasi dan mengukir kesuksesan. Terima kasih kepada sekolah, para pendamping dan pelatih yang telah membimbing siswa dengan penuh dedikasi hingga mereka memiliki mental juara dan karakter yang baik," katanya.
Like juga mengingatkan bahwa prestasi akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Menurutnya, sikap rendah hati, sportivitas, dan kemampuan menghargai orang lain merupakan nilai penting yang harus dimiliki setiap pelajar.
"Setiap meraih prestasi, anak-anak harus tetap rendah hati, tidak sombong serta berani mengakui kekurangan maupun keunggulan lawan. Itulah kemenangan yang sesungguhnya, ketika kita bangga atas prestasi yang diraih sekaligus tetap menghormati orang lain," tegasnya.
Keberhasilan Kayra Zahra Azkadina dan Salsabila Alfia Putri semakin memperkuat reputasi SMPN 1 Dringu sebagai sekolah yang konsisten melahirkan siswa berprestasi. Partisipasi aktif dalam berbagai olimpiade menjadi bagian dari strategi sekolah untuk membangun budaya belajar yang unggul, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lain di Kabupaten Probolinggo untuk terus belajar, berinovasi, serta berani mengikuti berbagai kompetisi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, semakin banyak generasi muda Probolinggo berpeluang mengukir prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. (put/zid)
