Kraksaan, Lensaupdate.com - RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo terus memperkuat layanan rehabilitasi bagi penyintas stroke melalui program Senam Stroke rutin bulanan yang dipadukan dengan edukasi gizi. Kegiatan yang digelar Instalasi Rehabilitasi Medik bekerja sama dengan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Senin (13/7/2026), bertujuan membantu mempercepat pemulihan pasien sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka pasca stroke.
Program tersebut diikuti oleh pasien pasca stroke bersama anggota keluarga. Selain menjalani latihan fisik, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pola makan sehat sebagai bagian penting dari proses rehabilitasi. Kehadiran keluarga diharapkan menjadi dukungan moral agar pasien lebih bersemangat menjalani terapi secara berkelanjutan.
Sebelum senam dimulai, peserta menerima penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh Rima Pramudyah Kusuma. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa keberhasilan pemulihan pasien tidak hanya ditentukan oleh obat dan terapi medis, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan yang sehat dan seimbang.
"Pemulihan pasca stroke tidak hanya bergantung pada obat dan terapi, tetapi juga didukung oleh asupan gizi yang tepat. Terapkan prinsip Isi Piringku dengan porsi yang seimbang, perbanyak konsumsi sayur dan buah, pilih sumber protein rendah lemak, batasi garam, gula serta makanan tinggi lemak jenuh. Selain itu, usahakan makanan diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang agar nilai gizinya tetap terjaga," jelasnya.
Rima mengimbau para penyintas stroke untuk menerapkan pola konsumsi bergizi seimbang sesuai konsep Isi Piringku, sehingga dapat membantu menjaga kondisi kesehatan sekaligus menurunkan risiko serangan stroke berulang.
Usai sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Stroke yang dipandu instruktur Dwi Prasetyo. Gerakan-gerakan yang diberikan dirancang khusus untuk membantu meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan tubuh, koordinasi gerak serta melatih kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian gerakan sambil saling berbagi pengalaman selama menjalani proses pemulihan. Interaksi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan psikologis yang dinilai mampu meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri pasien.
Sebagai bentuk apresiasi, tim PKRS RSUD Waluyo Jati menutup kegiatan dengan pembagian doorprize kepada peserta yang semakin menambah keakraban selama kegiatan berlangsung.
Melalui program Senam Stroke yang dilaksanakan secara rutin, RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya menghadirkan layanan rehabilitasi yang komprehensif. Tidak hanya berfokus pada tindakan medis, rumah sakit juga terus mengembangkan edukasi kesehatan, pendampingan keluarga serta pemberdayaan pasien agar penyintas stroke mampu kembali menjalani kehidupan yang sehat, mandiri dan produktif. (nab/zid)
