PT HM Sampoerna Tbk – SKT Plant Rungkut 2 Surabaya Gelar Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih


Surabaya, Lensaupdate.com - PT HM Sampoerna Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui edukasi kepada masyarakat. Kali ini, perusahaan menggelar Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih (PHB) bertema Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT HM Sampoerna Tbk – SKT Plant Rungkut 2 Surabaya tersebut diikuti sekitar 75 peserta. Mereka berasal dari Kelurahan Kalirungkut, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Puskesmas Kalirungkut serta perwakilan perusahaan.

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan resertifikasi Alliance for Water Stewardship (AWS) yang tengah dijalankan oleh PT HM Sampoerna Tbk – SKT Plant Rungkut 2 Surabaya sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Manager Production & Quality PT HM Sampoerna Tbk – SKT Plant Rungkut 2 Surabaya Vivi Indah Laksita mengatakan perusahaan terus mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasional, termasuk melalui berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

"PT HM Sampoerna Tbk – SKT Plant Rungkut 2 Surabaya senantiasa berkomitmen menjalankan kegiatan operasional yang selaras dengan peraturan yang berlaku, termasuk dalam aspek pengelolaan lingkungan hidup. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Menurut Vivi, edukasi mengenai pemilahan sampah menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sejak dari rumah.

"Semoga dengan kegiatan ini masyarakat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan sampah, mulai dari proses pengurangan, pemilahan, pengumpulan hingga pengolahan sampah secara tepat dan bertanggung jawab," katanya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Seksi Kesejahteraan Kecamatan Rungkut Anita Parulyna. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT HM Sampoerna Tbk – SKT Plant Rungkut 2 Surabaya. Sejak tahun lalu kami telah berkolaborasi dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga air dan lingkungan," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa upaya menjaga kualitas lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Mari kita menjaga air dan lingkungan bersama-sama karena kebersihan dan keberlanjutan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi semua pihak," tambahnya.

Dalam sesi materi, Indah Yuni Astutik dari Puskesmas Kalirungkut menjelaskan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih (PHB), khususnya melalui pengelolaan sampah rumah tangga. Menurutnya, peningkatan jumlah sampah harus diimbangi dengan perubahan perilaku masyarakat agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan.

"Setiap rumah tangga menghasilkan sampah setiap hari dan jumlahnya terus meningkat. Pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit," jelasnya.

Ia mengajak masyarakat memulai kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah berdasarkan jenisnya, menggunakan tempat sampah tertutup, tidak membakar sampah plastic serta menjaga kebersihan lingkungan rumah maupun tempat kerja.

Melalui kegiatan edukasi ini, PT HM Sampoerna Tbk berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah terus meningkat. Dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih secara konsisten, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air sesuai prinsip Alliance for Water Stewardship (AWS). (put/zid)