Pemkab Probolinggo Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Tiga Warung di Tiris


Tiris, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bergerak cepat menangani musibah kebakaran yang menghanguskan tiga warung di Dusun Gudang RT 04 RW 02 Desa Segaran Kecamatan Tiris. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial (Dinsos), bantuan logistik langsung disalurkan kepada para korban pada Kamis (16/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan sekitar pukul 14.25 WIB dengan melibatkan BPBD Kabupaten Probolinggo, Dinsos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), Agen BPBD Jawa Timur, Pemerintah Desa Segaran serta Kecamatan Tiris.

Kebakaran terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Tiga warung yang terbakar masing-masing milik Lia (40), pemilik warung nasi, Ajis (50), penjual gorengan, dan Tono (40), pemilik warung kosong. Ketiganya merupakan warga Desa Segaran Kecamatan Tiris.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, api diduga pertama kali muncul dari warung milik Lia yang berada di sisi utara sebelum merambat ke dua bangunan di sebelahnya. Warga bersama petugas berupaya memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.40 WIB. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting atau arus pendek listrik.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD dan Dinsos langsung melakukan asesmen kebutuhan korban sekaligus menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, paket kebersihan, hygiene kit, perlengkapan makan, terpal, family kit serta paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pihaknya segera bergerak ke lokasi begitu menerima laporan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

"Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial, pemerintah desa dan seluruh unsur terkait untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kepada para korban. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi," katanya.

Menurut Oemar, keberhasilan penanganan bencana tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, relawan hingga masyarakat yang bersama-sama membantu proses evakuasi dan penanganan di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu penanganan musibah ini. Ke depan kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha dalam kondisi aman dan layak guna mencegah kejadian serupa," pungkasnya.