MTQ Kecamatan Kanigaran Jaring Qari Terbaik Menuju MTQ Kota Probolinggo


Kanigaran, Lensaupdate.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Kanigaran di Pendopo Kecamatan Kanigaran, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus mempersiapkan kafilah terbaik menuju MTQ Tingkat Kota Probolinggo.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kanigaran Purwanto Novianto, Ketua LPTQ Kota Probolinggo KH. Abdul Aziz, Ketua KUA Kanigaran Muhammad Anwar Haddad, unsur Polsek dan Koramil Kanigaran, para lurah se-Kecamatan Kanigaran serta tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh salah seorang qari. Ketua LPTQ Kecamatan Kanigaran Ustaz Husnan menyampaikan MTQ tahun ini diikuti 115 peserta. Sebanyak 113 peserta mengikuti perlombaan, sedangkan dua peserta lainnya telah dipastikan lolos dan akan langsung mewakili Kecamatan Kanigaran pada MTQ Tingkat Kota Probolinggo.

Camat Kanigaran Purwanto Novianto mengatakan para peserta yang tampil merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi tingkat kelurahan yang telah dilaksanakan sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur'an, tetapi juga merupakan media pembinaan karakter generasi muda agar memiliki kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini.

"Sesuai tema MTQ tahun ini, Al-Qur'an menjadi fondasi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis. Pendidikan Al-Qur'an harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai madrasah pertama agar mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia. Hal ini juga sejalan dengan cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045," katanya.

Purwanto menambahkan MTQ juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat masyarakat untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an.

"Kami berharap para orang tua dan pendamping terus memberikan dukungan kepada anak-anak, tidak hanya selama perlombaan, tetapi juga dalam proses pembinaan di tengah masyarakat. Kepada seluruh peserta, tampilkan kemampuan terbaik, ikuti arahan dewan hakim dengan baik sehingga dari MTQ ini lahir qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaik yang siap mewakili Kecamatan Kanigaran pada MTQ Tingkat Kota Probolinggo," tambahnya.

Sementara Ketua LPTQ Kota Probolinggo KH. Abdul Aziz berharap pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan mampu melahirkan peserta terbaik sebagai persiapan menghadapi MTQ Tingkat Kota Probolinggo yang direncanakan berlangsung pada September 2026.

"MTQ ini merupakan tahapan penting untuk menjaring peserta terbaik. Kami berharap dewan hakim dapat memilih yang terbaik di antara yang baik sehingga Kota Probolinggo memiliki duta-duta Al-Qur'an yang berkualitas," ungkapnya.

Salah seorang peserta, Muhammad, mengaku bersyukur dapat mengikuti MTQ tingkat kecamatan sebagai kesempatan menambah pengalaman sekaligus mengukur kemampuan.

"Alhamdulillah, saya senang bisa mengikuti MTQ tingkat kecamatan ini. Semoga saya dapat memberikan penampilan terbaik, menambah pengalaman dan mendapat kesempatan menjadi perwakilan Kecamatan Kanigaran untuk berlaga di MTQ Tingkat Kota Probolinggo," tuturnya.

Dalam perlombaan tersebut, dewan hakim melakukan penilaian secara menyeluruh, meliputi ketepatan tajwid, kefasihan membaca Al-Qur'an, kualitas dan keindahan suara, penguasaan irama, serta penampilan yang tenang dan penuh penghayatan.

Dewan hakim berasal dari unsur LPTQ dan para pembina Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kota Probolinggo yang memiliki kompetensi di bidang tilawah Al-Qur'an. Melalui MTQ ini diharapkan lahir generasi Qur'ani yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. (mel/fas)