Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memanfaatkan momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 untuk mempercepat transformasi koperasi menuju sistem yang lebih modern, profesional dan berbasis digital. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat daya saing koperasi sekaligus menjadikannya sebagai pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Komitmen tersebut disampaikan dalam apel peringatan Harkopnas 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Jum'at (17/7/2026). Kegiatan bertema "Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur" itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ serta diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), pengurus koperasi dan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berperan dalam pengembangan koperasi di Kabupaten Probolinggo.
Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Probolinggo Sugianto beserta Kepala Perangkat Daerah yang memberikan dukungan terhadap penguatan sektor koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Probolinggo memberikan penghargaan kepada sejumlah koperasi dan insan koperasi yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik sepanjang tahun 2026. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui tata kelola koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Penghargaan kategori koperasi wanita bidang tertib administrasi diraih Koperasi Wanita Dewi Rengganis dari Desa Ranuagung Kecamatan Tiris. Sementara Koperasi Wanita Mawar Merah Desa Gending Kecamatan Gending memperoleh penghargaan atas keberhasilannya dalam memberikan layanan pinjaman usaha kepada anggota.
Di kategori lainnya, Koperasi Wanita Tirta Lestari Desa Jabung Sisir Kecamatan Paiton dinobatkan sebagai koperasi dengan aset terbesar. KSPPS Al Sridayah Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan meraih penghargaan atas peningkatan volume usaha simpan pinjam tertinggi, sedangkan KPRI Tegal Makmur Kecamatan Tegalsiwalan ditetapkan sebagai koperasi sehat.
Penghargaan individu juga diberikan kepada Suloso selaku Ketua KUD Argopuro Krucil sebagai tokoh koperasi berprestasi. Selain itu, Josef Teguh Sulaksono dari DKUPP Kabupaten Probolinggo menerima penghargaan sebagai pengawas koperasi berprestasi. Seluruh penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Fahmi AHZ didampingi Sekda Ugas Irwanto dan Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Sugianto.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ menegaskan peringatan Hari Koperasi Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Melalui tema 'Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur', seluruh insan koperasi harus memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola organisasi, memperluas kolaborasi serta terus berinovasi agar koperasi menjadi semakin sehat, modern dan berdaya saing," katanya.
Menurut Wabup Fahmi, nilai-nilai yang diwariskan Bung Hatta seperti gotong royong, kekeluargaan dan demokrasi ekonomi tetap relevan dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Karena itu, koperasi harus mampu berkembang tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai lembaga ekonomi yang mengutamakan kesejahteraan anggota.
Ia juga mengajak seluruh koperasi di Kabupaten Probolinggo untuk mempercepat digitalisasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Langkah tersebut meliputi pengembangan layanan berbasis digital, sistem pembayaran elektronik, perluasan pemasaran melalui platform online hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI) dan analisis data guna meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha.
"Pemerintah juga terus memperkuat koperasi melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak sektor-sektor produktif, memperkuat hilirisasi dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional," jelasnya.
Selain transformasi digital, Wabup Fahmi menilai koperasi harus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda, pelaku UMKM, petani, nelayan hingga pelaku ekonomi kreatif agar mampu menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan usaha.
Ia optimistis, dengan pengelolaan yang profesional, transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, koperasi akan semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
"Dengan semangat Hari Koperasi Nasional ini, kami berharap koperasi di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh menjadi organisasi yang profesional, transparan dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, makmur dan sejahtera," pungkasnya.
Melalui peringatan Harkopnas 2026, Pemkab Probolinggo kembali menegaskan komitmennya membangun ekosistem koperasi yang sehat, modern dan berbasis digital. Langkah ini diharapkan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh, inovatif serta mampu bersaing di era transformasi digital. (nab/zid)
.jpeg)