Diskan Kabupaten Probolinggo Bentuk Poklahsar Bunga Dahlia Perkuat Industri Olahan Ikan Tongkol


Wonomerto, Lensaupdate.com - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sektor usaha pengolahan hasil perikanan dengan membentuk Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Bunga Dahlia di Desa Kedungsupit Kecamatan Wonomerto, Senin (6/7/2026). Pembentukan kelompok ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha olahan ikan sekaligus memperluas akses pasar bagi produk perikanan lokal.

Poklahsar Bunga Dahlia menghimpun masyarakat yang selama ini menjalankan usaha pengolahan hasil perikanan, khususnya pemindangan ikan tongkol. Melalui kelembagaan kelompok, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat manajemen usaha serta memperoleh nilai tambah yang berdampak pada peningkatan pendapatan.

Pembentukan kelompok dilakukan oleh Tim Bidang Bina Usaha Perikanan Diskan Kabupaten Probolinggo bersama penyuluh perikanan setempat. Setelah resmi terbentuk, anggota Poklahsar akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan mulai dari penerapan standar pengolahan ikan yang higienis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia hingga fasilitasi pengurusan legalitas usaha.

Program pendampingan juga mencakup bantuan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal serta pembinaan administrasi kelompok agar usaha yang dijalankan memiliki legalitas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman melalui Kepala Bidang Bina Usaha Perikanan Asmiyati Kurnianingsih mengatakan pembentukan Poklahsar merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan.

"Melalui pembentukan Poklahsar Bunga Dahlia, kami ingin para pelaku usaha pengolahan ikan memiliki wadah yang kuat untuk berkembang. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap kualitas produk semakin baik, pemasaran semakin luas, legalitas usaha dapat terpenuhi dan pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Asmi, keberadaan kelompok akan mempermudah pelaku usaha memperoleh akses pembinaan, pelatihan, bantuan pemerintah maupun peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan penguatan kelembagaan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun industri pengolahan hasil perikanan yang tangguh dan berdaya saing, terutama bagi pelaku usaha mikro di tingkat desa.

"Ke depan, Poklahsar Bunga Dahlia diarahkan memiliki administrasi kelompok yang tertib, menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta mengembangkan inovasi produk olahan perikanan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas," tambahnya.

Melalui pembentukan Poklahsar Bunga Dahlia, Diskan Kabupaten Probolinggo berharap semakin banyak pelaku usaha pengolahan hasil perikanan yang berkembang secara profesional, mampu menghasilkan produk berkualitas, memperluas jaringan pemasaran, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir maupun pedesaan di Kabupaten Probolinggo. (mel/fas)