Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOSP


Gending, Lensaupdate.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo terus mendorong pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang lebih profesional, transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui bimbingan teknis (bimtek) peningkatan tata kelola Dana BOSP Tahun 2026 yang digelar di Aula SDN Pajurangan Kecamatan Gending, Senin (20/7/2026).

Sebanyak 158 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP se-Kabupaten Probolinggo.

Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai perencanaan berbasis data, penatausahaan Dana BOSP, administrasi keuangan sekolah hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban sesuai regulasi yang berlaku.

Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tim pengelola Dana BOSP di setiap satuan pendidikan agar mampu menjalankan pengelolaan anggaran secara tertib dan bertanggung jawab.

"Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada Tim BOSP sekolah, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP mengenai tata cara penatausahaan Dana BOSP. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan tentang perencanaan berbasis data, pengelolaan administrasi serta penyusunan laporan pertanggungjawaban yang benar," katanya.

Menurut Yunita, tata kelola Dana BOSP yang baik tidak hanya bertujuan memenuhi ketentuan administrasi, tetapi juga memastikan setiap anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah.

"Setiap rupiah Dana BOSP harus dikelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Karena itu, kami ingin seluruh satuan pendidikan memiliki kemampuan yang sama dalam menyusun perencanaan, melaksanakan penatausahaan hingga menyajikan laporan pertanggungjawaban sesuai ketentuan," jelasnya.

Melalui peningkatan kapasitas pengelola Dana BOSP, Disdikdaya berharap seluruh sekolah mampu menyusun perencanaan yang lebih tepat sasaran, mengelola anggaran secara tertib serta menyampaikan laporan keuangan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Yunita optimistis penguatan tata kelola keuangan sekolah akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

"Dengan tata kelola Dana BOSP yang semakin baik, kami optimistis pengelolaan keuangan sekolah akan semakin profesional sehingga mampu mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Probolinggo," pungkasnya. (nab/zid)