Tiris, Lensaupdate.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan asesmen terhadap warga yang terdampak bencana angin kencang di Dusun Klompangan RT 002 RW 001 Desa Tulupari Kecamatan Tiris, Rabu (8/7/2026).
Bantuan diberikan menyusul peristiwa angin kencang yang terjadi pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Bencana tersebut menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah milik Bunejan serta Mohammad Azis.
Sesaat setelah kejadian, Pemerintah Desa Tulupari bersama warga bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan material yang menimpa rumah warga agar lingkungan kembali aman dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Dinas Sosial melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), Agen Penanggulangan Bencana Jawa Timur serta Pemerintah Desa Tulupari untuk melakukan pendataan kebutuhan sekaligus menyalurkan bantuan kepada korban.
Bantuan logistik yang disalurkan meliputi makanan siap saji, paket sembako, paket kebersihan, hygiene kit, selimut, perlengkapan makan, paket sandang, terpal dan matras. Seluruh bantuan diangkut menggunakan satu unit mobil pikap menuju lokasi terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pemerintah daerah berupaya memberikan penanganan secara cepat agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat segera terpenuhi.
"Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan asesmen ke lokasi sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Penanganan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi setelah terjadi bencana," katanya.
Menurut Oemar, keberhasilan penanganan bencana tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, relawan hingga masyarakat yang bergotong royong membantu proses evakuasi dan pembersihan lokasi.
"Kami mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan pemerintah desa yang bergerak cepat membersihkan pohon tumbang. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar dampak bencana dapat segera diatasi dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman," pungkasnya. (ren/zid)
