Kraksaan, Lensaupdate.com - Penurunan estimasi masa tunggu keberangkatan haji di Jawa Timur membawa dampak positif terhadap minat masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk mendaftar sebagai calon jamaah haji reguler. Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo mencatat jumlah pendaftar terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenhaj Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengungkapkan masa tunggu keberangkatan haji di Jawa Timur yang sebelumnya diperkirakan mencapai sekitar 35 tahun kini turun menjadi sekitar 26 tahun. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk lebih cepat mendaftarkan diri agar memperoleh nomor porsi keberangkatan lebih awal.
"Alhamdulillah, setelah estimasi masa tunggu haji di Jawa Timur turun dari sekitar 35 tahun menjadi sekitar 26 tahun, masyarakat Kabupaten Probolinggo semakin antusias mendaftar haji reguler. Hampir setiap hari ada warga yang datang ke kantor kami untuk mengurus pendaftaran," katanya.
Menurut Ervin, berkurangnya antrean keberangkatan menjadi kesempatan bagi masyarakat yang telah memiliki kesiapan finansial dan niat menunaikan ibadah haji agar tidak menunda proses pendaftaran.
Ia menjelaskan, semakin cepat seseorang mendaftarkan diri, semakin cepat pula memperoleh nomor porsi yang menjadi dasar penentuan jadwal keberangkatan sesuai ketentuan pemerintah.
"Dengan masa tunggu yang lebih singkat, kami berharap masyarakat yang sudah memiliki kemampuan dapat segera mendaftarkan diri. Semakin cepat memperoleh nomor porsi, semakin dekat pula peluang keberangkatannya," jelasnya.
Selain melayani pendaftaran, Kemenhaj Kabupaten Probolinggo juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi mengenai haji dan umrah melalui jalur resmi untuk menghindari kesalahan informasi.
"Kami mengajak masyarakat yang membutuhkan informasi terkait haji maupun umrah agar datang langsung ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, tepatnya di belakang Rumah Sakit Graha Sehat Kraksaan. Seluruh petugas siap memberikan informasi dan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya.
Ervin berharap penurunan masa tunggu keberangkatan haji dapat dimanfaatkan masyarakat sebaik mungkin sehingga semakin banyak warga Kabupaten Probolinggo yang dapat mewujudkan impian menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler. (nab/zid)
