Dinsos Kabupaten Probolinggo Antar Lansia Terlantar ke PSTW Bondowoso untuk Perawatan Intensif


Pakuniran, Lensaupdate.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada kelompok rentan kembali diwujudkan melalui penanganan seorang lanjut usia (lansia) terlantar asal Kecamatan Pakuniran. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo bersama sejumlah pihak terkait mengirimkan lansia tersebut ke UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso, Rabu (24/6/2026), agar mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih optimal.

Lansia yang mendapatkan layanan tersebut adalah Tani, warga Dusun Acem RT 028 RW 005 Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran. Pengiriman dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang membutuhkan penanganan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinsos Kabupaten Probolinggo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kecamatan Pakuniran serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Samsul Hadi mengatakan penanganan lansia terlantar merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan hak-hak dasar warga negara tetap terpenuhi.

“Pengiriman lansia terlantar atas nama Tani ke UPT PSTW Bondowoso merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada warga yang membutuhkan pelayanan khusus. Kami ingin memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan, pendampingan dan pemenuhan kebutuhan dasar secara layak,” katanya.

Menurut Samsul, sebelum proses pengiriman dilakukan, tim terlebih dahulu melaksanakan asesmen serta koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kondisi lansia dan jenis layanan yang dibutuhkan.

“Penanganan ini dilakukan melalui proses asesmen dan koordinasi bersama lintas sektor. Setelah memenuhi kriteria pelayanan sosial, yang bersangkutan dirujuk ke UPT PSTW Bondowoso agar mendapatkan layanan yang lebih optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Samsul menerangkan PSTW Bondowoso memiliki fasilitas yang memadai serta tenaga pendamping profesional yang siap memberikan pelayanan kepada para lansia, mulai dari perawatan kesehatan, pemenuhan kebutuhan sehari-hari hingga pembinaan sosial dan psikologis.

“Kami berharap setelah berada di PSTW Bondowoso, kondisi kesehatan dan kesejahteraan sosial yang bersangkutan dapat lebih terjamin. Di sana tersedia layanan yang dapat membantu lansia menjalani kehidupan dengan lebih baik, nyaman dan mendapatkan perhatian yang layak,” terangnya.

Lebih lanjut Samsul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penanganan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pelayanan sosial tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama.

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan Pakuniran, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan semua pihak yang telah bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Dinsos Kabupaten Probolinggo memastikan akan terus memperkuat berbagai layanan sosial bagi kelompok rentan, mulai dari lansia terlantar, penyandang disabilitas, anak terlantar hingga masyarakat lain yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan.

“Melalui langkah ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pelayanan sosial yang layak sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan mereka dapat terus meningkat. Tidak boleh ada warga yang merasa sendirian ketika membutuhkan bantuan dan perlindungan,” pungkasnya. (ren/zid)