Bupati Haris Turun Langsung Cek Infrastruktur dan Pelayanan Publik


Probolinggo, Lensaupdate.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran kembali ditegaskan oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. 

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Bupati Haris melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sejumlah proyek infrastruktur serta pelayanan publik di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo, Rabu (24/6/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat sekaligus mengecek secara langsung kualitas pelayanan yang diberikan oleh aparatur pemerintah kepada warga.

Dalam kegiatan itu, Bupati Haris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Hengki Cahjo Saputra, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Agus Budianto, Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Monev diawali dengan meninjau perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) sungai di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan yang sebelumnya rusak akibat banjir. Selanjutnya rombongan bergerak menuju Kantor Kecamatan Besuk untuk memantau pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Tak berhenti di situ, Bupati Haris juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Glagah Kecamatan Pakuniran dan Puskesmas Kotaanyar Kecamatan Kotaanyar guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. Kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan pembangunan TPT dan box culvert di Desa Sumbercenteng pada ruas jalan Glagah–Talkandang Kecamatan Paiton.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan kunjungan mendadak tersebut sengaja dilakukan agar dirinya bisa melihat kondisi yang sebenarnya tanpa adanya persiapan khusus dari instansi yang dikunjungi.

“Kegiatan ini memang sengaja tidak kami beritahukan terlebih dahulu kepada OPD terkait karena kami ingin melihat secara langsung bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” katanya.

Menariknya, dalam pemantauan tersebut Bupati Haris memilih menggunakan sepeda motor untuk menjangkau sejumlah titik yang menjadi perhatian masyarakat. Cara ini dinilai lebih efektif untuk melihat langsung kondisi jalan dan infrastruktur yang selama ini banyak dilaporkan warga.

“Tadi kami menggunakan motor untuk melihat langsung kondisi jalan kabupaten dan memastikan perbaikan yang sudah dilakukan. Melalui layanan Halo SAE yang diluncurkan bulan lalu, sudah ada ratusan laporan dan tindak lanjut perbaikan akses jalan yang berhasil dilakukan,” jelasnya.

Menurut Bupati Haris, kehadiran pemerintah di lapangan menjadi penting untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti. Karena itu, selain melakukan pengecekan fisik, dirinya juga berdialog langsung dengan pegawai kecamatan dan tenaga kesehatan guna mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat pelayanan.

“Kami berdiskusi dengan pegawai kecamatan dan puskesmas untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang ada. Dari situ kami menemukan beberapa hal yang kemungkinan bisa segera diperbaiki dan akan kami kaji lebih lanjut demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Bupati Haris menegaskan pembangunan infrastruktur tidak boleh dipisahkan dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, keduanya harus berjalan seiring agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi secara berkala agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, mudah dan berkualitas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga mengingatkan masyarakat agar turut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam merawat hasil pembangunan.

“Masyarakat harus turut menjaga fasilitas negara agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang. Contohnya jembatan di Sumbercenteng yang memiliki batas kapasitas beban tertentu sehingga harus dipatuhi demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Haris mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan Halo SAE sebagai sarana menyampaikan aspirasi, keluhan maupun masukan kepada pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lapangan dapat lebih cepat ditangani.

“Kabupaten Probolinggo adalah milik kita bersama. Karena itu mari kita saling menjaga dan memanfaatkan layanan Halo SAE untuk menyampaikan pengaduan maupun masukan sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang SAE, yaitu Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing dapat tercapai,” tambahnya.

Melalui monev langsung ke lapangan tersebut, Pemkab Probolinggo menunjukkan keseriusannya dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Kehadiran Bupati Haris di tengah warga menjadi pesan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga diupayakan untuk segera ditindaklanjuti demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik dan pembangunan yang semakin merata. (ren/zid)