Ning Marisa Tinjau Langsung Posyandu dan UMKM Saat Ngantor di Kecamatan Kuripan


Kuripan, Lensaupdate.com - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, S.E., M.M. bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ turun langsung ke Kecamatan Kuripan dalam rangka kegiatan “Ngantor di Kecamatan”, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi bersama masyarakat di Pendopo Kecamatan Kuripan. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di lingkungan masing-masing sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

Usai diskusi, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke sejumlah desa di Kecamatan Kuripan. Ning Marisa bersama jajaran TP PKK dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto meninjau pelayanan Posyandu, taman kanak-kanak hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris mengatakan kehadiran langsung di tengah masyarakat penting dilakukan untuk mengetahui kondisi riil serta berbagai kendala pelaksanaan program di lapangan.

“Dengan turun langsung ke Kecamatan Kuripan, kita bisa melihat kondisi riil dan berbagai permasalahan yang ada, khususnya dalam pelaksanaan program TP PKK. Ke depan, hal-hal yang masih menjadi kendala akan kita evaluasi dan perbaiki agar peran TP PKK dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Menurut Ning Marisa, perhatian terhadap tumbuh kembang anak harus menjadi prioritas bersama karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi penerus bangsa.

“Anak adalah masa depan kita. Oleh karena itu, pemenuhan gizi harus menjadi prioritas utama. Peran ibu-ibu sangat penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang sehat dan bergizi,” tegasnya.

Selain sektor kesehatan dan pendidikan, Ning Marisa juga memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM masyarakat. Salah satunya usaha pembuatan wig di Desa Menyono yang dinilai memiliki potensi ekonomi cukup besar.

“Kami berharap dengan adanya legalitas usaha yang diberikan, UMKM dapat berkembang lebih baik. Ini adalah bukti nyata peran perempuan dalam mendukung perekonomian keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan “Ngantor di Kecamatan”, Pemkab Probolinggo berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. (mel/fas)