Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Perempuan dan Kemandirian


Sumberasih, Lensaupdate.com - Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 sekaligus Houl Akbar dengan tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneguhkan Peradaban” di halaman MI Hidayatul Islam Desa Sumurmati Kecamatan Sumberasih, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota Muslimat NU dari 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Agus Mukson, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo Teguh Mahameru, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj. Nurayati, Camat Sumberasih Agus Setijono, serta tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj. Nurayati menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga nilai tradisi sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Menurutnya, penguatan peran perempuan menjadi kunci dalam membangun peradaban masyarakat yang lebih baik.

“Perempuan harus mampu merawat tradisi yang ada, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi agar keluarga dan organisasi semakin kuat dalam membangun peradaban,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga merupakan pusat pendidikan pertama bagi anak, sehingga peran ibu sangat menentukan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Pendidikan utama itu ada di keluarga, dan ibu adalah pendidik pertama yang menentukan arah tumbuh kembang anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Agus Mukson dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar Muslimat NU dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Selama 80 tahun, Muslimat NU telah menunjukkan kiprah nyata dalam membangun peran perempuan di tengah masyarakat. Kehadirannya sangat dirasakan hingga ke tingkat desa,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mendukung sinergi dengan Muslimat NU dalam memperkuat ketahanan sosial dan pembangunan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Muslimat NU diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya menjaga nilai tradisi, tetapi juga mendorong kemandirian dan kemajuan peradaban di Kabupaten Probolinggo. (mel/fas)