Haul KH Hasan Saifourridzal, Bupati Haris Ajak Jaga Integritas dan Keteladanan


Pajarakan, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menghadiri Haul Al-Marhum Al-‘Arif Billah KH. Moh. Hasan Saifourridzal bin KH. Moh. Hasan bin Syamsuddin bin Qoiduddin di Masjid Jami’ Al-Barokah Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Minggu (17/5/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris menegaskan bahwa sosok KH. Moh. Hasan Saifourridzal merupakan ulama teladan yang mampu memadukan ilmu, perjuangan, pengabdian serta kasih sayang kepada umat dan bangsa.

Di hadapan para ulama, santri dan jamaah haul, Bupati Haris menyampaikan KH. Moh. Hasan Saifourridzal bukan hanya seorang pendakwah, tetapi figur yang memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Beliau adalah seorang ulama yang tidak hanya bicara di atas mimbar. Beliau adalah perpaduan antara ilmu, perjuangan, kasih sayang, khidmah kepada umat dan kesetiaan kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Bupati Haris, dirinya lebih memandang KH. Moh. Hasan Saifourridzal sebagai guru kehidupan yang memberikan banyak pelajaran penting tentang tanggung jawab dan integritas.

“Saya hampir tidak pernah berani menganggap beliau sebagai kakek. Saya menganggap beliau lebih sebagai seorang guru hidup yang sampai saat ini memberikan banyak pembelajaran kepada kita semua,” terangnya.

Bupati Haris menjelaskan salah satu nilai utama yang diwariskan KH. Moh. Hasan Saifourridzal adalah pentingnya menjaga integritas untuk memperoleh kepercayaan masyarakat.

“Beliau mengajarkan bagaimana hidup sebagai laki-laki yang benar-benar laki-laki. Jika ingin dipercaya, maka kita harus menjaga integritas,” tegasnya.

Selain dikenal sebagai ulama, KH. Moh. Hasan Saifourridzal juga disebut memiliki kiprah besar di bidang perjuangan, pendidikan hingga seni budaya. Bupati Haris menyebut almarhum pernah memimpin pasukan Hizbullah di usia muda dan aktif membangun lembaga pendidikan formal di lingkungan pesantren.

“Beliau seorang pejuang, akademisi sekaligus seniman. Beliau membangun pendidikan formal mulai TK, SD hingga kampus. Bahkan beliau juga menciptakan lagu-lagu yang sampai sekarang masih digunakan di pesantren,” jelasnya.

Menurut Bupati Haris, keteladanan KH. Moh. Hasan Saifourridzal membuktikan bahwa pesantren mampu menjadi pusat lahirnya generasi pemimpin masa depan yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Beliau membuktikan bahwa pesantren bukan tempat untuk menjauhkan diri dari zaman, tetapi tempat melahirkan orang-orang yang mampu memimpin zaman,” lanjutnya.

Bupati Haris juga menyoroti sikap almarhum yang sangat menghormati orang tua, mencintai keluarga dan memiliki perhatian besar kepada para santri.

“Beliau adalah anak yang sangat berbakti kepada orang tua. Bahkan setiap keluar kamar selalu izin dan mencium kaki ibunya. Beliau juga sangat mencintai santri-santrinya, sesibuk apa pun beliau tetap pulang untuk mengimami dan mengaji,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Haris mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus membangun Kabupaten Probolinggo dalam suasana yang harmonis dan penuh keberkahan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya majelis haul dan majelis sholawat ini. Semoga keberkahan selalu menaungi kita semua dan Kabupaten Probolinggo menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. (nab/zid)