Gading, Lensaupdate.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diduga mengamuk di Desa Wangkal Kecamatan Gading, Sabtu (4/4/2026). Penanganan dilakukan melalui asesmen terpadu lintas sektor guna memastikan kondisi pasien sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Wangkal, kondisi pasien dalam keadaan stabil dengan tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 80, suhu 36 derajat Celsius serta kesadaran penuh. Secara mental, pasien juga dinilai mampu berkomunikasi dengan baik dan memberikan keterangan yang sinkron.
Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto mengatakan setiap laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti secara cepat melalui koordinasi lintas sektor.
“Setiap laporan kami respons secara cepat dan terukur. Hasil asesmen menunjukkan yang bersangkutan dalam kondisi sadar, mampu berkomunikasi dengan baik serta tidak menunjukkan gangguan mental berat seperti yang sempat dikhawatirkan,” ujarnya.
Menurut Rachmad, penanganan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan ekonomi. Pasien diketahui bekerja sebagai buruh lepas dan telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada desil 1, sehingga berhak menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan.
“Penanganan ODGJ tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus ada kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa hingga pilar sosial agar intervensi tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur, mulai dari tim kesehatan jiwa Puskesmas Wangkal, perangkat desa, Satpol PP, TKSK hingga pilar sosial lainnya yang turut menjaga stabilitas di lapangan.
“Dengan sinergi yang kuat, kami memastikan penanganan berjalan humanis, tanpa stigma serta tetap mengedepankan keselamatan pasien dan masyarakat,” tambahnya.
Dinsos mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan apabila menemukan kasus serupa agar dapat ditangani secara cepat, tepat dan profesional. (ren/zid)
