Kraksaan, Lensaupdate.com - Suasana berbeda terlihat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Selasa (7/4/2026) pagi. Sebanyak 143 siswa Fase A (kelas 1 dan 2) SD Namira School datang bukan untuk urusan administrasi, melainkan belajar langsung tentang dunia pemerintahan melalui kegiatan outing class.
Didampingi para guru, siswa-siswi tampak antusias menjelajahi berbagai ruangan di Kantor Bupati Probolinggo. Mereka kemudian berkumpul di ruang pertemuan Tengger untuk mengikuti kegiatan edukatif, mulai dari murojaah hingga pengenalan perangkat daerah.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Probolinggo Sholihin Hamid mengatakan kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar siswa mengenal peran pemerintah sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan bagaimana pemerintah daerah bekerja dalam melayani masyarakat. Anak-anak terlihat sangat antusias dan mampu memahami materi yang disampaikan,” ujarnya.
Materi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga menyentuh kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya pengelolaan sampah, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur hingga pelayanan sosial.
Menurut Sholihin, pendekatan sederhana ini diharapkan mampu menanamkan pemahaman dasar tentang layanan publik kepada anak-anak sejak dini.
“Harapannya, mereka bisa mengenal fungsi pelayanan publik dan memahami bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” tambahnya.
Sementara Kepala SD Namira School Astutik menyampaikan bahwa outing class ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran di luar kelas agar lebih nyata dan mudah dipahami oleh siswa.
“Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana tata kelola pemerintahan berjalan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kunjungan ini bertujuan mengenalkan struktur organisasi pemerintah daerah, memahami tugas aparatur sipil negara serta menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah sejak dini.
“Selain menambah wawasan, kami ingin membentuk karakter siswa agar menjadi warga negara yang peduli dan bertanggung jawab di masa depan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keceriaan. Tawa dan rasa ingin tahu para siswa mewarnai setiap sudut kunjungan, menjadikan pengalaman ini tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu memahami bahwa pelayanan publik merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, outing class ini menjadi langkah awal dalam menumbuhkan generasi muda yang sadar akan peran pemerintah serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. (nab/zid)
