Sukapura, Lensaupdate.com - Menjelang penutupan sementara kawasan Gunung Bromo, kegiatan bersih-bersih terus digencarkan di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, pelaku wisata hingga masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Camat Sukapura Nur Rachmad Sholeh menegaskan menjaga kebersihan kawasan wisata internasional seperti Bromo tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak.
“Intinya kita harus selalu bersinergi dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata internasional seperti Bromo. Setiap pengunjung diharapkan membawa pulang sampahnya masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi faktor penting agar keindahan alam Bromo tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang.
Lebih lanjut Rachmad mengingatkan aktivitas wisata harus diiringi tanggung jawab terhadap lingkungan. Wisatawan diharapkan tidak hanya menikmati keindahan, tetapi juga ikut menjaga kelestariannya.
“Menikmati Gunung Bromo itu harus meninggalkan kesan indah, bukan meninggalkan sampah. Ini menjadi komitmen bersama agar Bromo tetap menjadi kebanggaan kita semua,” tambahnya.
Aksi bersih-bersih ini menjadi langkah preventif menjelang masa penutupan kawasan, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan agar semakin peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan wisata unggulan tersebut. (mel/fas)
