DKUPP Kabupaten Probolinggo Tertibkan Gerobak PKL, Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Kini Lebih Tertata


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo melakukan penertiban gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (25/3/2026). Penertiban dilakukan terhadap pedagang yang masih berjualan maupun meninggalkan gerobak di luar jam operasional yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk penegakan aturan zonasi dan waktu operasional PKL.

Hasilnya, kawasan stadion tampak lebih rapi dan bersih pada siang hari setelah gerobak para pedagang dipindahkan ke lokasi yang telah ditentukan di belakang Polsek Kraksaan.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan penertiban ini bertujuan untuk menjaga fungsi utama stadion sebagai ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

“Penertiban ini bukan untuk menghambat aktivitas ekonomi para PKL, melainkan untuk menata agar kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan tetap bersih dan sesuai peruntukannya. PKL tetap diperbolehkan berjualan, namun harus mematuhi jam operasional yang telah ditentukan,” ujarnya.

Sesuai aturan, PKL hanya diperbolehkan berjualan mulai pukul 15.00 hingga 00.00 WIB. Sementara pada pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, kawasan stadion harus steril dari aktivitas pedagang.

Sugeng menjelaskan, pelanggaran yang kerap terjadi adalah pedagang yang tetap berjualan di luar jam operasional atau meninggalkan gerobaknya hingga siang hari, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“Mulai pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, kawasan stadion harus steril dari aktivitas PKL agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas publik dengan nyaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan secara rutin disertai sosialisasi kepada para pedagang agar semakin disiplin dalam mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami berharap para PKL bisa bekerja sama. Dengan penataan yang baik, kawasan menjadi lebih tertib dan pada akhirnya juga berdampak positif bagi para pedagang,” tambahnya.

Melalui penertiban yang konsisten, Pemkab Probolinggo berharap Stadion Gelora Merdeka Kraksaan dapat menjadi ruang publik yang representatif, sekaligus tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara tertib dan teratur. (nab/zid)