Probolinggo, Lensaupdate.com - Kereta Api Commuter Line Supas Probolinggo resmi diluncurkan, Minggu (1/3/2026) malam di Stasiun Probolinggo. Peresmian dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, jajaran perangkat daerah serta pemangku kepentingan sektor perkeretaapian.
Turut hadir Kepala Daerah Operasi 9 Jember Hengky Prasetyo dan perwakilan Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang memberikan dukungan terhadap operasional layanan commuter di wilayah Probolinggo.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi pada malam peluncuran. Warga berbondong-bondong menjajal moda transportasi baru tersebut dengan tarif Rp 6.000 untuk rute Probolinggo–Pasuruan dan Rp 8.000 untuk rute langsung menuju Surabaya. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Probolinggo pukul 04.10 dan 21.22 WIB, sedangkan dari Stasiun Surabaya Kota menuju Probolinggo pukul 01.50 dan 18.10 WIB.
Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan bahwa kehadiran commuter Supas membawa harapan besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga yang bekerja maupun beraktivitas di Pasuruan dan Surabaya.
“Ini menjadi moda baru yang membantu masyarakat beraktivitas dari Kota Probolinggo ke Surabaya dengan lebih mudah dan ekonomis. Tarif yang terjangkau tentu memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Usai peresmian, wali kota bersama jajaran perangkat daerah turut menaiki kereta commuter hingga Pasuruan sebagai bentuk dukungan terhadap operasional layanan tersebut.
Aminuddin menambahkan, layanan commuter ini akan diintegrasikan dengan kalender event Kota Probolinggo yang telah diluncurkan pemerintah kota. Integrasi transportasi dan pariwisata diharapkan mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan yang hendak menuju Gunung Bromo melalui Kota Probolinggo.
“Wisatawan dari Surabaya kini semakin mudah berkunjung dan menginap di Kota Probolinggo. Ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” imbuhnya.
Operation and Commercial Director PT Kereta Commuter Indonesia Heri Siswanto mengungkapkan, tiket perjalanan pada hari peluncuran terjual lebih dari 400 lembar, tidak hanya dari Probolinggo tetapi juga dari Lumajang dan Situbondo. Ia menegaskan penambahan layanan commuter ini tidak mengubah jadwal kereta api lainnya dan akan terus dievaluasi guna meningkatkan okupansi.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Denny Michels Adlan. Menurutnya, hadirnya Supas Probolinggo merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sektor perkeretaapian, terutama dalam pemenuhan standar keselamatan operasional.
Salah satu penumpang, Dita, warga Surabaya yang tengah magang di RSUD dr. Saleh Kota Probolinggo mengaku terbantu dengan kehadiran layanan ini.
“Tentu saja ini menghemat biaya. Kota Probolinggo juga bagus, jadi bikin kami betah,” ujarnya.
Dengan peluncuran Commuter Supas Probolinggo, Pemerintah Kota Probolinggo optimistis konektivitas wilayah semakin kuat, mobilitas masyarakat meningkat serta sektor pariwisata dan ekonomi lokal tumbuh lebih dinamis. (mel/fas)
