Tumpahan Oli Picu Kecelakaan, Damkar Kabupaten Probolinggo Sigap Amankan Jalur Pantura Sumberasih


Sumberasih, Lensaupdate.com – Aksi cepat ditunjukkan Pasukan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo dalam menangani tumpahan oli yang mengakibatkan jalan licin di jalur Pantura, tepatnya di wilayah Desa Lemahkembar Kecamatan Sumberasih, Sabtu (31/1/2026) malam.

Insiden tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui layanan Call Center 112 sekitar pukul 18.18 WIB. Informasi yang diterima menyebutkan adanya ceceran oli sepanjang kurang lebih 200 meter di depan Hotel Goya yang menyebabkan sedikitnya delapan pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Damkar di bawah naungan Satpol PP Kabupaten Probolinggo langsung diterjunkan ke lokasi. Kurang dari 10 menit setelah laporan diterima, petugas dari Pos Damkar Tongas tiba di tempat kejadian dan segera melakukan penyemprotan untuk membersihkan badan jalan dari oli.

Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menyampaikan langkah cepat tersebut dilakukan demi mencegah kecelakaan lanjutan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

“Begitu ada laporan masuk, petugas langsung bergerak. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.25 WIB dan langsung melakukan penanganan agar jalan tidak lagi licin,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tumpahan oli diduga berasal dari kendaraan derek yang sedang menarik kendaraan lain sehingga oli tercecer di sepanjang jalur Pantura dan menyebabkan permukaan jalan menjadi berbahaya.

Proses pembersihan jalan berlangsung hingga sekitar pukul 19.30 WIB. Selama penanganan, petugas mendapat dukungan dari warga sekitar sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan arus lalu lintas kembali terkendali.

“Alhamdulillah, penanganan berjalan aman dan sesuai standar operasional prosedur. Respon time Damkar masih di bawah 15 menit, ini menunjukkan kesiapsiagaan petugas dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran Damkar tidak hanya terbatas pada pemadaman kebakaran, tetapi juga mencakup penanganan kejadian non-kebakaran yang berpotensi mengancam keselamatan publik.

“Damkar hadir untuk semua kondisi darurat, bukan hanya kebakaran. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Taufik juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang ikut membantu di lokasi kejadian. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan Damkar, baik kebakaran maupun non-kebakaran, diberikan secara gratis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepeduliannya. Sinergi seperti ini sangat penting agar risiko dan jumlah korban dapat ditekan,” pungkasnya. (mel/fas)