Puluhan Rumah Terdampak, Dinsos–BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Sosial


Sumberasih, Lensaupdate.com - Puluhan rumah warga di Kabupaten Probolinggo terdampak angin kencang dan sambaran petir. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Sosial bersama BPBD menyalurkan bantuan sosial sebagai upaya meringankan beban masyarakat, Senin (9/2/2026).

Distribusi bantuan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di dua lokasi, yakni Desa Pohsangit Leres Kecamatan Sumberasih dan Desa Bulujaran Lor Kecamatan Tegalsiwalan.

Di Desa Pohsangit Leres Kecamatan Sumberasih, bantuan disalurkan kepada warga yang terdampak angin kencang yang melanda Dusun Bringin dan Dusun Kukun. Tercatat sebanyak 20 rumah terdampak, masing-masing 12 rumah di Dusun Bringin dan 8 rumah di Dusun Kukun. Sementara di Desa Bulujaran Lor Kecamatan Tegalsiwalan, bantuan diberikan kepada satu rumah warga di Dusun Sabtuan yang terdampak sambaran petir atas nama Satipun.

Penyaluran bantuan ini turut melibatkan unsur Dinsos (Tagana), BPBD, pemerintah desa setempat serta Babinsa, sehingga pelaksanaan di lapangan berjalan aman, tertib dan tepat sasaran.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto menyampaikan penyaluran bantuan sosial ini merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami bersama BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan sosial bencana kepada warga terdampak angin kencang di Desa Pohsangit Leres serta rumah warga yang terdampak sambaran petir di Desa Bulujaran Lor. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total kerugian yang dialami masing-masing lokasi terdampak diperkirakan mencapai Rp 5.000.000. Meski tidak terdapat fasilitas umum yang terdampak, pemerintah daerah tetap bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Bantuan yang kami salurkan berupa sembako, perlengkapan anak (kids ware), selimut, paket alat dapur serta lauk siap saji. Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar bisa langsung dimanfaatkan oleh warga,” jelasnya.

Rachmad menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan dampak bencana sosial di Kabupaten Probolinggo. “Kami mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak, khususnya Tagana dan unsur terkait lainnya. Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat dan responsif,” pungkasnya. (mel/fas)