Kraksaan, Lensaupdate.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Probolinggo menggelar seleksi atlet dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah Jawa Timur (Popda) 2026, Minggu (15/2/2026). Seleksi tahap pertama ini diikuti 16 atlet usia 14–17 tahun yang diproyeksikan tampil pada ajang tingkat provinsi tersebut.
Popda Jatim 2026 direncanakan berlangsung di Ngawi, dengan jadwal pelaksanaan masih menunggu kepastian, yang umumnya digelar pada Oktober atau November.
Sebanyak 16 atlet terdiri dari 9 putra dan 7 putri mengikuti tahapan seleksi yang dimulai pukul 07.00 WIB di lapangan tenis Kecamatan Kraksaan. Materi seleksi meliputi tes fisik seperti lari VO2 Max, sprint 20 meter, lari angka delapan, sit up dan push up, dilanjutkan uji teknik serta sparring antar atlet.
Ketua Pengkab TI Probolinggo Puja Kurniawan mengatakan seleksi dilaksanakan dalam dua gelombang untuk mendapatkan komposisi atlet terbaik.
“Hari ini seleksi gelombang pertama. Insya Allah bulan Mei nanti pasca Ramadhan dan Idul Fitri akan dilaksanakan gelombang kedua. Hasil keduanya akan kami komparasikan dan gabungkan,” ujarnya.
Menurutnya, penentuan atlet yang masuk pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) akan diputuskan melalui pleno bersama pelatih dan asisten pelatih.
“Nanti akan kami tentukan secara pleno siapa saja yang dipersiapkan masuk puslatkab Kabupaten Probolinggo menuju Popda Jawa Timur 2026,” tegasnya.
Selain seleksi, Pengkab TI juga menggelar rapat kerja (raker) penyusunan program 2026 yang dihadiri perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo. Agenda raker meliputi perencanaan kejuaraan, training, try out antar daerah, hingga pembaruan perlengkapan pertandingan.
“Alat deteksi saat pertandingan sangat diperlukan sebagai pendukung atlet ketika mengikuti kejuaraan. Perlengkapan yang sudah usang akan kami data untuk diperbarui,” jelasnya.
Pengkab TI juga menargetkan partisipasi dalam kejuaraan di luar Jawa Timur guna meningkatkan mental tanding dan pengalaman atlet.
Perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo mengapresiasi konsistensi pembinaan yang dilakukan Pengkab TI. "Harapannya program yang disusun mampu mengantarkan atlet meraih prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi 2027 mendatang," ujarnya.
Sementara Sekretaris Pengkab TI Probolinggo Mohammad Sultani memimpin komisi pleno dalam raker, termasuk menyusun jadwal latihan bersama tiga kali setiap catur wulan dan agenda Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sepanjang 2026. (nab/zid)
