Ning Marisa Apresiasi GSR, Remaja Tiris Konsisten Berbagi


Tiris, Lensaupdate.com - Semangat kepedulian generasi muda kembali terlihat melalui aksi sosial yang digelar Gerakan Sadar Remaja (GSR) dalam kegiatan bertajuk “Bermain dan Berbagi Bersama Teman Baik” di Panti Asuhan Al Ummah Probolinggo, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIB itu menjadi wadah kebersamaan sekaligus pembelajaran sosial bagi para remaja yang tergabung dalam GSR. Rangkaian acara diisi dengan senam bersama, edukasi kesehatan dan perlindungan diri, painting pot gerabah, menghias donat hingga makan bersama anak-anak panti.

Founder GSR Rosita Dame Islina, generasi muda asli Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo menjadi penggagas lahirnya gerakan sosial tersebut. GSR hadir sebagai ruang kolaborasi remaja agar lebih peduli dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

“Remaja memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberi kebahagiaan sesaat, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan dampak berkelanjutan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Konsistensi GSR juga terlihat dari sejumlah kegiatan sebelumnya, seperti program berbagi sepatu untuk anak-anak di Panti Asuhan Pelangi Desa Klaseman Kecamatan Gending serta kegiatan merangkai bunga bersama lansia di Panti Tresna Werdha Muhammadiyah Mayangan Probolinggo dalam rangka menyambut Hari Ibu.

Apresiasi datang dari Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwita Sari Moh Haris. Menurutnya, inisiatif dan konsistensi gerakan sosial yang diinisiasi kalangan remaja tersebut selaras dengan arah pembangunan daerah yang menekankan nilai kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menanamkan nilai empati, kepedulian dan tanggung jawab sosial sejak usia muda. Ini selaras dengan semangat pembangunan daerah dalam mewujudkan Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing),” ungkapnya.

Ia menambahkan, generasi muda yang aktif dalam kegiatan sosial tidak hanya membangun karakter pribadi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis.

“Sebagai gerakan yang lahir dari inisiatif generasi muda daerah, GSR membuktikan perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar, melainkan dari kepedulian yang konsisten dan tindakan nyata,” terangnya.

Dari Kecamatan Tiris hingga berbagai titik kegiatan sosial di Kabupaten Probolinggo, semangat berbagi yang diusung para remaja ini menjadi pesan kuat bahwa generasi muda bukan sekadar penonton pembangunan, melainkan bagian penting yang ikut menyalakan harapan dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. (ren/zid)