Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Perkuat Pengawasan Dana BOSP di 1.878 Satuan Pendidikan


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pengawasan terhadap penggunaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) terus diperketat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menugaskan 42 verifikator untuk mengawal perencanaan dan pertanggungjawaban keuangan sekolah dari jenjang KB hingga SMP serta pendidikan kesetaraan.

Kegiatan verifikasi tersebut dilaksanakan secara bertahap dan mencakup 1.878 satuan pendidikan, mulai dari jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga pendidikan kesetaraan.

Adapun verifikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dilaksanakan pada 19 hingga 30 Januari 2026, sementara verifikasi Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) Dana BOSP Semester II Tahun 2025 dilaksanakan pada 4 hingga 10 Februari 2026.

Untuk mendukung kelancaran dan efektivitas pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan verifikasi dipusatkan di empat ruang pertemuan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa perencanaan serta pelaporan penggunaan dana BOSP disusun dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk petunjuk teknis penatausahaan keuangan serta mekanisme pelaporan melalui aplikasi ARKAS. Dengan demikian, pengelolaan dana pendidikan di satuan pendidikan dapat berjalan tertib, transparan dan akuntabel.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan keterlibatan puluhan verifikator merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan pendidikan.

“Melalui penerjunan 42 verifikator, kami memastikan perencanaan dan pertanggungjawaban dana BOSP di seluruh satuan pendidikan berjalan sesuai regulasi dan benar-benar mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan verifikasi ini, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo berharap pengelolaan dana BOSP ke depan semakin akuntabel, tepat sasaran serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)