Besuk, Lensaupdate.com - Upaya menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Probolinggo terus diperkuat. Pemerintah Kecamatan Besuk bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Besuk dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan sembako dan mushaf Al-Qur’an kepada ratusan warga dhuafa, Senin (2/2/2026).
Penyaluran bantuan diikuti sekitar 170 kaum dhuafa dari Kecamatan Besuk. Kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis paket sembako dan mushaf Al-Qur’an kepada perwakilan penerima manfaat dari enam desa.
Rais Syuriah MWCNU Besuk Ustadz H. Abu Bakar mengatakan bantuan yang belum diserahkan secara simbolis akan disalurkan langsung melalui Ranting NU di masing-masing desa. “Sisanya akan kami antar ke rumah Ketua Ranting NU untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat,” ujarnya.
Menurutnya, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini MWCNU Besuk lebih selektif dalam mengusulkan data penerima bantuan kepada Baznas. “Kami meminta ranting betul-betul memilih warga yang masuk kategori miskin ekstrem dan yang belum pernah menerima bantuan serupa pada tahun sebelumnya,” tegasnya.
Sementara Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo Fadhol mengungkapkan Baznas terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam pengentasan kemiskinan melalui berbagai program sosial, kemanusiaan dan keagamaan.
“Melalui pendistribusian Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS), tahun ini Baznas menyalurkan 3.500 paket sembako, meresmikan 14 Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) serta mendistribusikan 1.100 mushaf Al-Qur’an,” jelasnya.
Fadhol menambahkan, pendistribusian mushaf Al-Qur’an juga menjadi bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan. “Menghadapi bulan suci Ramadan, kami menyiapkan bantuan mushaf Al-Qur’an untuk masjid dan musala yang membutuhkan, agar ibadah masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan seluruh program Baznas bersumber dari dana ZIS yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat. “Dana ZIS yang dipercayakan kepada Baznas kami salurkan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Hal senada disampaikan Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo Abdul Hamid. Ia menegaskan Baznas tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi sebagai solusi jangka panjang.
“Program pemberdayaan ekonomi dan industri sudah kami laksanakan pada tahun 2025 dan Insya Allah di tahun 2026 juga telah kami anggarkan. Tujuannya agar mustahik dapat meningkatkan taraf hidup dan keluar dari garis kemiskinan,” ujarnya.
Hamid menegaskan Baznas akan terus berada di garda terdepan mendukung program pemerintah daerah. “Kami hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk membantu mengurangi kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Sedangkan Camat Besuk Handik Hariyanto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya penyaluran bantuan sembako oleh Baznas Kabupaten Probolinggo. “Bantuan ini sangat dibutuhkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Besuk,” katanya.
Handik berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan. “Termasuk penyerahan sembako kepada masyarakat. Semoga ini juga bermanfaat bagi warga di Kecamatan Besuk,” pungkasnya. (ren/zid)