Malang, Lensaupdate.com - Cabang olahraga (cabor) wushu Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam Kejuaraan Wushu Piala KONI Kota Malang yang berlangsung pada Jumat hingga Minggu (9–11/1/2026) di Gedung Malang Creative Centre (MCC), kontingen Wushu Kabupaten Probolinggo sukses membawa pulang tiga medali sekaligus.
Tiga medali tersebut terdiri dari satu medali emas, satu perak dan satu perunggu. Capaian ini menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet wushu di Kabupaten Probolinggo yang terus menunjukkan hasil positif di berbagai kejuaraan.
Medali emas diraih oleh Eko Sumedhi yang turun di kategori Veteran Jurus Wingchun Golok Bart Cham Dao. Menariknya, Eko tidak hanya berperan sebagai atlet, tetapi juga merupakan pelatih Wingchun Wushu Kabupaten Probolinggo.
Di luar aktivitas olahraga, ia juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kotaanyar. Keberhasilannya meraih emas menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak dibatasi oleh usia maupun latar belakang profesi.
Sementara itu, medali perak berhasil disumbangkan oleh atlet putri Nia Rahmadani yang tampil di kategori Kelas A Golok Bart Cham Dao. Penampilannya dinilai solid dan kompetitif di tengah persaingan ketat atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur. Adapun medali perunggu diraih oleh Yoga Pratama Ardiansyah yang berlaga di kategori Senior Wingchun Golok Bart Cham Dao.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Probolinggo, Muhammad Iqbal Maulana menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas prestasi yang diraih oleh atlet dan pelatih. Hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan serta latihan yang dilakukan secara konsisten.
“Alhamdulillah, capaian ini patut kita syukuri bersama. Atlet dan pelatih telah berlatih dengan sungguh-sungguh dan hasilnya bisa kita lihat hari ini, tiga medali berhasil dibawa pulang untuk Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Iqbal menegaskan bahwa ke depan Pengkab Wushu Probolinggo akan terus meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Fokus pembinaan diarahkan pada kejuaraan berjenjang dan strategis, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas atlet agar prestasi wushu Probolinggo semakin maksimal, terutama di event besar seperti Porprov Jatim,” tegasnya.
Sementara Pelatih Wushu Kabupaten Probolinggo Eko Sumedhi mengungkapkan rasa syukur atas medali emas yang berhasil diraihnya. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda agar terus berlatih dan tidak mudah menyerah.
“Prestasi ini saya persembahkan untuk Kabupaten Probolinggo. Saya ingin menunjukkan bahwa usia bukan halangan untuk berprestasi, asalkan memiliki semangat dan komitmen,” ungkapnya.
Kejuaraan Wushu Piala KONI Kota Malang ini juga menjadi ajang evaluasi bagi atlet Wingchun Kabupaten Probolinggo dalam menghadapi kompetisi selanjutnya. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus menguatkan prestasi wushu Probolinggo di tingkat regional maupun provinsi. (put/zid)
