Kraksaan, Lensaupdate.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan mengikuti kegiatan Apel Bersama di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) yang dilaksanakan secara daring, Senin (12/1/2026).
Apel bersama tersebut mengusung tema “Perkuat Konsolidasi dan Kolaborasi” sebagai upaya menyatukan langkah dan memperkuat sinergi seluruh jajaran kementerian dalam pelaksanaan tugas pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dalam amanatnya menegaskan bahwa apel pagi bersama bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi, konsolidasi serta peneguhan komitmen bersama menghadapi tantangan ke depan.
“Apel bersama ini menjadi momentum refleksi, konsolidasi dan penguatan komitmen bagi kita semua untuk melangkah bersama dalam menyongsong tantangan tahun 2026,” ujar Yusril Ihza Mahendra.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas dan pelayanan publik sangat ditentukan oleh soliditas serta kolaborasi antarunit kerja di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sementara Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho menyampaikan bahwa arahan yang disampaikan dalam apel bersama tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh jajaran Rutan Kraksaan dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
“Arahan dari Menko Kumham Imipas menjadi acuan bagi seluruh jajaran Rutan Kraksaan untuk terus memperkuat koordinasi, baik internal maupun eksternal, demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan,” ungkapnya.
Galih menambahkan, semangat konsolidasi dan kolaborasi harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap lini pekerjaan, terutama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan humanis.
“Melalui keikutsertaan dalam apel bersama ini, diharapkan seluruh pegawai Rutan Kraksaan semakin solid, profesional serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas sesuai dengan arah kebijakan pemerintah,” pungkasnya. (nab/zid)
