Pajarakan, Lensaupdate.com - Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam acara pelantikan yang digelar di Aula RM Masada Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, Rabu (14/1/2026).
Pelantikan pengurus DPC FKDT Kabupaten Probolinggo dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FKDT Provinsi Jawa Timur KH. Nasrul Marwazi. Prosesi berlangsung khidmat sebagai peneguhan amanah pengabdian dalam menguatkan pendidikan keagamaan melalui Madrasah Diniyah.
Dalam kepengurusan periode ini, Dewan Pembina DPC FKDT Kabupaten Probolinggo diisi oleh Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo serta KH. Ahmad Zubaidi. Sementara Dewan Kode Etik dipercayakan kepada Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Probolinggo dan Irawan.
Posisi Ketua Harian DPC FKDT Kabupaten Probolinggo dijabat KH. Ahmad Ubaidillah dengan Wakil Ketua M. Anas Aminullah, Ketua I Moh. Hayatullah dan Ketua II M. Abd. Basid. Jabatan Sekretaris diamanahkan kepada Syamsul Arifin, sedangkan Bendahara dijabat KH. Mohammad Ishak.
Pelantikan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma, Wakil Ketua DPRD M. Zubaidi, Ketua Komisi IV DPRD Ning Ayu Novita Rahmawati serta jajaran pengurus FKDT tingkat kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan Madrasah Diniyah sebagai pilar pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengucapkan selamat kepada pengurus FKDT yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujarnya.
Menurut Ghafur, peran Madrasah Diniyah sangat strategis dalam membangun fondasi moral masyarakat. Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Pemkab Probolinggo tetap berupaya memberikan perhatian melalui penyaluran honor guru madrasah secara rutin serta membuka akses pemanfaatan fasilitas publik.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma menyatakan DPRD terus berkomitmen memperjuangkan penguatan pendidikan keagamaan. Ia menjelaskan upaya pembentukan regulasi daerah terkait madrasah harus disesuaikan dengan ketentuan hukum nasional yang berlaku.
“Perjuangan para ustadz dan ustadzah Madrasah Diniyah sangat besar. DPRD akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pendidikan keagamaan melalui regulasi yang sesuai aturan,” katanya.
Ketua DPW FKDT Jawa Timur KH. Nasrul Marwazi menegaskan FKDT merupakan organisasi yang dibangun atas dasar keikhlasan dan khidmah dalam menjaga akidah serta karakter generasi bangsa. Ia berharap pengurus FKDT Kabupaten Probolinggo mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Agama.
Sementara Ketua DPC FKDT Kabupaten Probolinggo KH. Ahmad Ubaidillah menyampaikan komitmen FKDT untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan Madrasah Diniyah.
“Dengan jumlah Madrasah Diniyah yang mencapai lebih dari 1.500 lembaga, FKDT siap menjadi garda terdepan dalam menjaga akhlak dan masa depan generasi penerus di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (nab/zid)
