Dringu, Lensaupdate.com - Upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif di Kabupaten Probolinggo terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo menerima audiensi Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Kabupaten Probolinggo, Senin (12/1/2026), sebagai langkah strategis memperkuat sinergi program inklusi tahun 2026.
Audiensi tersebut dipimpin langsung Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Probolinggo Lasminingsih bersama tim program inklusi. Rombongan disambut oleh Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rigustina.
Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Probolinggo Lasminingsih menyampaikan apresiasi atas sambutan dan respons positif dari DP3AP2KB. Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen Aisyiyah untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan dan ramah kelompok rentan.
“Kami bersyukur audiensi ini mendapat sambutan yang sangat baik. Niat baik kami untuk memperkuat program inklusi di Kabupaten Probolinggo direspons secara positif oleh DP3AP2KB,” ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Rigustina menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan membangun kemitraan kolaboratif sekaligus menyelaraskan program Aisyiyah dengan kebijakan serta prioritas pembangunan daerah tahun 2026.
“PD Aisyiyah selama ini telah banyak mendukung program pemerintah, mulai bidang sosial, ekonomi, hukum hingga politik. Ke depan, kami berharap program inklusi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media dan masyarakat dapat semakin diperkuat,” jelasnya.
Rigustina menegaskan, penguatan inklusi merupakan bagian dari komitmen pembangunan berkeadilan sosial. “Tujuan akhirnya adalah memastikan tidak ada satu pun kelompok yang tertinggal dalam pembangunan,” tambahnya.
Sedangkan Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono menyampaikan apresiasi atas peran aktif PD Aisyiyah sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai Aisyiyah sebagai organisasi yang konsisten dan memiliki kontribusi nyata, khususnya dalam isu perempuan dan perlindungan anak.
“Kami bangga dan berterima kasih kepada PD Aisyiyah Kabupaten Probolinggo. Aisyiyah merupakan organisasi yang sudah matang dan sangat membantu kami dalam pelaksanaan program perempuan dan anak,” katanya.
A’at mencontohkan sejumlah kontribusi Aisyiyah, di antaranya pencegahan perkawinan usia dini serta pendampingan hukum kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui pembentukan kelompok dan satuan tugas di desa serta lingkungan sekolah. “Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, dukungan dari PD Aisyiyah sangat berarti dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, A’at berharap kolaborasi tersebut dapat semakin dimaksimalkan, termasuk melalui pemanfaatan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) yang baru dibentuk.
“UPT PPA ini bisa difungsikan bersama PD Aisyiyah, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak. Kami terbuka dan siap bersinergi demi keberhasilan bersama,” pungkasnya. (mel/fas)
