Kraksaan, Lensaupdate.com - Sebanyak 19 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong mengikuti Program Pengalaman Lapangan (PPL) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan. Kegiatan yang dimulai Rabu (14/1/2026) ini akan berlangsung selama satu bulan sebagai bagian dari penguatan pembelajaran praktik di bidang hukum.
Melalui PPL tersebut, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung mekanisme kerja lembaga pemasyarakatan. Tidak hanya mempelajari teori, mahasiswa juga dilibatkan dalam pengenalan sistem administrasi, pelayanan tahanan, hingga proses pembinaan warga binaan yang diterapkan di Rutan Kraksaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan kegiatan PPL menjadi sarana penting bagi mahasiswa hukum untuk mengenal dunia kerja pemasyarakatan secara riil.
“Program ini diharapkan mampu menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa, khususnya terkait praktik pemasyarakatan. Mereka bisa melihat langsung bagaimana regulasi dijalankan di lapangan,” ujarnya.
Menurut Galih, mahasiswa PPL akan ditempatkan di sejumlah unit kerja sesuai kebutuhan dan akan dibimbing oleh petugas rutan agar proses pembelajaran berjalan maksimal.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Kepegawaian Rutan Kraksaan Fathorrasi menegaskan bahwa kedisiplinan dan etika menjadi hal utama yang harus dijaga selama mengikuti kegiatan PPL.
“Kami menekankan kepada mahasiswa untuk selalu mematuhi aturan, menjaga sikap profesional, serta menghormati lingkungan kerja. Hal ini penting sebagai bagian dari pembentukan karakter calon penegak hukum,” katanya.
Program Pengalaman Lapangan ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan, pengetahuan praktis, serta pemahaman mendalam tentang sistem pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemasyarakatan dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas di bidang hukum. (nab/zid)
.jpeg)