Probolinggo, Lensaupdate.com - Sebanyak 18.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Probolinggo menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.
Untuk program BLTS Kesra ini, masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 900.000 yang diberikan sekaligus untuk alokasi tiga bulan, terhitung mulai Oktober hingga Desember 2025. Para penerima tersebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Pencairan BLTS Kesra dilaksanakan melalui Kantor Pos Indonesia yang turun langsung ke masing-masing kecamatan selama dua hari pada Selasa dan Rabu (30–31/12/2025). Proses penyaluran tersebut dipantau langsung oleh petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Bekti Dinarwati menyampaikan BLTS Kesra merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang akhir tahun.
“BLTS Kesra ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat, terutama bagi keluarga penerima yang sebagian berada di atas desil lima. Harapannya, di akhir tahun dengan banyaknya kebutuhan, bantuan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Bekti menegaskan dana bantuan tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima.
“Kami berharap bantuan yang diterima bisa dipergunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan dasar, terutama kebutuhan pokok seperti makan. Dengan begitu, kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Probolinggo dapat tetap terpenuhi,” jelasnya.
Dinsos Kabupaten Probolinggo juga memastikan bahwa penyaluran BLTS Kesra dilakukan secara transparan dan akuntabel. Monitoring langsung di lapangan dilakukan untuk meminimalkan kendala serta memastikan seluruh KPM menerima haknya sesuai ketentuan yang berlaku.
"Dengan adanya BLTS Kesra ini kami berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga daya beli keluarga penerima manfaat," pungkasnya. (mel/fas)
