Rutan Kraksaan Perkuat Pembinaan Rohani untuk Bentuk Karakter Warga Binaan


Kraksaan, Lensaupdate.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui pelaksanaan kegiatan pembinaan rohani. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan, Kamis (18/12/2025).

Pembinaan rohani bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, membangun ketenangan batin serta membentuk sikap dan perilaku positif warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini dilaksanakan secara teratur dengan melibatkan seluruh warga binaan sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing.

Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho menyampaikan pembinaan rohani merupakan salah satu pilar utama dalam proses pembinaan warga binaan. Penguatan nilai-nilai spiritual memiliki peran penting dalam membentuk pengendalian diri dan kesadaran untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Pembinaan rohani merupakan pondasi penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat memperbaiki diri, menenangkan batin, dan menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Ia menambahkan pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual diharapkan mampu membantu warga binaan menghadapi masa pembinaan dengan lebih positif, serta menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Sementara Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan M. Yasin menjelaskan pembinaan rohani dilaksanakan secara rutin dan terprogram sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan mental dan emosional warga binaan.

“Kegiatan pembinaan rohani ini kami laksanakan secara rutin agar warga binaan memiliki pegangan spiritual yang kuat. Dengan ketenangan hati dan pikiran, mereka diharapkan mampu mengikuti seluruh program pembinaan dengan lebih baik,” jelasnya.

Menurut M. Yasin, pembinaan rohani menjadi pelengkap penting dari pembinaan fisik dan keterampilan yang juga diberikan kepada warga binaan. Keseimbangan antara aspek jasmani, mental dan spiritual dinilai sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi psikologis yang stabil.

“Kegiatan pembinaan rohani ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat nilai keimanan serta membentuk karakter dan sikap mental yang lebih baik. Selain itu, pembinaan rohani juga diharapkan dapat menciptakan suasana rutan yang lebih tenang, tertib dan kondusif,” terangnya.

Dengan lingkungan yang aman dan kondusif, seluruh program pembinaan di Rutan Kraksaan diharapkan dapat berjalan optimal, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan dalam membina dan mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab. (nab/zid)