Ratusan Warga Kelurahan Sidomukti Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng


Kraksaan, Lensaupdate.com - Sebanyak 192 warga Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan menerima bantuan pangan pemerintah berupa beras dan minyak goreng dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Probolinggo sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Kamis (18/12/2025).

Bantuan pangan pemerintah ini disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Setiap warga penerima yang telah terdata memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Sejak pagi hari, para warga penerima bantuan datang ke Kantor Kelurahan Sidomukti dengan tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan. Secara umum, penyaluran bantuan pangan pemerintah bagi warga Kelurahan Sidomukti berjalan dengan aman dan lancar.

Proses penyaluran bantuan pangan tersebut dipantau langsung oleh Lurah Sidomukti Ro’inudin didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomukti guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak serta kegiatan berjalan kondusif.

Lurah Sidomukti Ro’inudin mengatakan bantuan pangan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok warga.

“Bantuan pangan ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Sidomukti agar kebutuhan dasar sehari-hari dapat terpenuhi. Selain membantu masyarakat secara langsung, bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pangan di pasaran,” ujarnya.

Ro’inudin berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima dan mampu meringankan beban ekonomi keluarga. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat sangat penting agar program-program bantuan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

“Kami berharap yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima serta meringankan beban ekonomi keluarga, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat,” pungkasnya. (nab/zid)