Malang, Lensaupdate.com - Petani muda Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan kelasnya di tingkat Jawa Timur. Dalam ajang JAWARA TEMBAKAU 2025, para petani binaan Diperta Kabupaten Probolinggo berhasil meraih sejumlah penghargaan penting yang menegaskan kapasitas mereka sebagai agropreneur muda berdaya saing tinggi.
Penghargaan ini diserahkan pada kegiatan pelatihan gema inovasi pengembangan tembakau bertema “JAWARA TEMBAKAU (Jiwa Wira Usaha Agropreneur Muda Tembakau Berkualitas)” yang diselenggarakan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur di Harris Hotel & Conventions Malang, Senin hingga Rabu (1-3/12/2025).
Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta dari 29 kabupaten/kota penghasil tembakau se-Jawa Timur tersebut, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo tampil sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik melalui berbagai penghargaan penting yang diraih petani binaannya.
Pada kompetisi bergengsi “Klompencapir Tembakau”, dua petani muda binaan Diperta Kabupaten Probolinggo berhasil meraih posisi puncak. Dimana Moh. Muhfid meraih juara 1 Klompencapir Tembakau dan Moh. Zuhriyanto meraih juara 2 Klompencapir Tembakau.
Keduanya berasal dari Poktan Harmoni Jaya Sentosa Desa Dawuhan Kecamatan Krejengan. Prestasi ganda ini menunjukkan kualitas dan kapasitas petani muda Kabupaten Probolinggo dalam penguasaan inovasi, teknis budidaya serta pemahaman menyeluruh tentang komoditas tembakau.
Selain meraih dua gelar juara klompencapir, Poktan Harmoni Jaya Sentosa juga dianugerahi sebagai juara I Apresiasi Kelompok Tani Berprestasi dengan Kategori Penumbuhan Agropreneur (Petani Milenial).
Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan kelompok dalam mendorong tumbuhnya agropreneur muda yang inovatif dan berdaya saing. Sebagai bentuk apresiasi, kelompok tani ini mendapatkan bantuan berupa 8 ekor kambing betina dan 1 ekor kambing jantan dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur.
Tidak hanya itu, Ketua Poktan Harmoni Jaya Sentosa juga mendapatkan kehormatan menjadi narasumber dalam sesi talkshow bersama akademisi Universitas Brawijaya, peneliti BRIN, industri hingga Putri Indonesia Inovasi dan Teknologi 2025. Hadirnya petani muda Kabupaten Probolinggo dalam forum besar ini menunjukkan bahwa Kabupaten Probolinggo memiliki tokoh-tokoh yang mampu memberikan inspirasi bagi petani Jawa Timur.
Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi menyampaikan apresiasi terhadap kinerja para petani muda yang telah mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan dan pendampingan yang dilakukan selama ini berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan di lapangan.
“Prestasi yang diraih para petani muda ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Probolinggo. Mereka membuktikan bahwa dengan inovasi, kemauan belajar dan pendampingan yang tepat, petani kita mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Arif menegaskan pihaknya akan terus memperkuat program pengembangan agropreneur muda agar semakin banyak petani milenial yang lahir dan berdaya saing. “Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan layanan dan pembinaan di sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau,” tambahnya.
Rangkaian prestasi ini menegaskan bahwa Kabupaten Probolinggo tidak hanya menjadi daerah penghasil tembakau, tetapi juga berhasil mencetak petani muda inovatif yang siap menjawab tantangan modernisasi pertanian. (put/zid)
.jpeg)