Peringati HUT ke-26, DWP Kabupaten Probolinggo Fokus Pendidikan Anak dan Mental Keluarga


Probolinggo, Lensaupdate.com - Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya dalam penguatan pendidikan anak dan kesehatan mental keluarga saat memperingati HUT ke-26 yang dirangkai dengan seminar bertema pembentukan generasi berkualitas, Rabu (17/12/2025) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Seminar menghadirkan narasumber dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya dr. Agus Ali Fauzi, PGD Pallmed (ECU), selaku Kepala Instalasi Paliatif dan Bebas Nyeri. Dalam paparannya, narasumber menekankan pentingnya kesehatan mental keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik maupun psikologis.

Resepsi HUT DWP ke-26 yang mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” tersebut dihadiri oleh para Ketua DWP atau perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Seminar kesehatan mental keluarga bertajuk “Kunci Melahirkan Generasi Berkualitas” ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto selaku Pembina DWP Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya dr. Agus Ali Fauzi, PGD Pallmed (ECU), selaku Kepala Instalasi Paliatif dan Bebas Nyeri. Dalam paparannya, narasumber menekankan pentingnya kesehatan mental keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik maupun psikologis.

Peringatan HUT DWP ke-26 berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan, di antaranya fashion show yang diikuti para Ketua DWP OPD dan kecamatan, penampilan tari dari TK binaan DWP serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Penasihat DWP Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., mengatakan tema HUT DWP tahun ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan sumber daya manusia ke depan.

“Dharma Wanita Persatuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak dini. Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, nilai moral, etika dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Ning Marisa menambahkan peran anggota DWP, khususnya para istri ASN, menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia dan berdaya saing global. “Saya berharap DWP terus meningkatkan kapasitas dan kualitas program, terutama yang berkaitan dengan pendidikan keluarga, pengasuhan anak, literasi digital dan penguatan ketahanan keluarga. Dengan keluarga yang kuat, kita ikut menyiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Sementara Sekda Kabupaten Probolinggo selaku Pembina DWP Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-26 kepada Dharma Wanita Persatuan. Usia tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dan kontribusi DWP dalam mendukung kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Peran istri ASN sangat strategis. Keberhasilan ASN dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga, terutama istri. Dukungan moral dan keharmonisan rumah tangga menjadi fondasi penting agar ASN dapat bekerja secara optimal dan berintegritas,” ungkapnya.

Sekda Ugas juga mendorong DWP untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya anggota serta kepedulian sosial. “Dengan anggota yang berdaya, cerdas dan berkarakter, Dharma Wanita Persatuan akan semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (mel/fas)